10 Tugas Content Creator yang Wajib Kamu Ketahui

tugas content creator

Saat ini, banyak sekali orang yang ingin bekerja sebagai content creator. Selain keren, pekerjaan ini dinilai dapat menghasilkan uang yang banyak. Namun, sebenarnya apa saja tugas content creator di dunia bisnis?

Jika kamu tertarik dengan pekerjaan ini, ada baiknya untuk mengetahui apa saja yang akan kamu kerjakan ketika menjadi seorang content creator.

Daftar Isi

10 Tugas Content Creator

Adapun tugas-tugas dari seorang pembuat konten adalah sebagai berikut:

1. Membuat Konten yang Orisinil dan Menarik

Konten yang asli atau orisinil dibutuhkan oleh setiap bisnis untuk menarik target audiens yang lebih banyak. Maka dari itu, tugas content creator adalah membuat konten yang bukan dari hasil salinan orang lain. Hal ini menuntut content creator agar memiliki kreativitas yang tinggi, sehingga dapat tercipta konten otentik.

Meski begitu, konten original saja tidak cukup untuk menarik perhatian para calon konsumen. Jadi, untuk membuat konten menarik, kamu perlu menambahkan sesuatu yang unik. Tidak perlu out of the box, tapi kamu bisa membuat konten dari sudut pandang yang berbeda dari tren kebanyakan.

2. Mengumpulkan Ide

Sebelum membuat konten, tugas content creator adalah mengumpulkan ide. Untuk mendapatkan ide, kamu sebagai pembuat konten adalah harus selalu tahu tentang berita-berita terkini. Dengan begitu, kamu dapat membuat konten yang relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat dan target audiens.

Seorang content creator juga harus up to date dengan hal-hal  yang terjadi disekitarnya. Jika kamu mengetahui apa hal-hal yang sedang up to date, maka bukan tidak mungkin kamu dapat menemukan ide konten dengan mudah.

Selain itu, kamu juga dapat mencari ide-ide untuk konten kamu di internet dengan melihat tren media sosial atau membaca portal berita.

3. Membangun Branding

Konten merupakan tampilan atau salah satu pembentuk citra sebuah bisnis di mata masyarakat. Tidak jarang perusahaan menjadikan konten sebagai sarana untuk membangun branding untuk bisnis mereka. Dalam hal ini, content creator memiliki peran besar dalam membentuk dan membangun branding yang perusahaan inginkan.

Sebab, tugas content creator akan membuat konten menggunakan font, warna, hingga karakteristik konten sesuai dengan citra dan brand yang ingin dibentuk perusahaan. Mereka juga harus menciptakan konten tersebut dengan konsisten. Tujuannya adalah untuk meningkatkan brand awareness.

Bisa dibilang, content creator adalah seseorang yang merealisasikan strategi yang dibuat perusahaan dalam bentuk karya.

4. Membuat Konten yang Diinginkan Audiens

Menciptakan konten memang sudah menjadi kewajiban content creator. Namun, pembuatan konten tersebut harus kamu lakukan sesuai dengan apa yang audiens inginkan. Untuk itu, tugas content creator adalah membuat konten yang tidak hanya menarik, tetapi juga dapat memuaskan keinginan para audiens.

Kamu harus memahami target market, untuk mengetahui jenis konten apa yang mereka sukai. Selain itu,  kamu juga harus mengetahui seperti apa demografi audiens dan media yang paling sering mereka gunakan. Dengan begitu, kamu dapat membuat konten yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

5. Melakukan Riset

Meski kamu telah memahami produk perusahaan, bukan berarti kamu sebagai content creator tahu segalanya. Sebab, kamu juga harus mencari tahu informasi lainnya seputar produk atau tema terkait.

Jadi, tidak peduli seberapa tahu dan berpengalaman kamu tentang topik atau produk tersebut, kamu tetap harus melakukan riset sebelum membuat konten. Sebagai content creator, kamu akan dihadapkan dengan pembuatan konten dengan berbagai tema.

Hal ini menuntut kamu untuk melakukan pencarian informasi dan memakan waktu yang tidak sebentar. Tugas content creator ini wajib kamu lakukan. Sebab, tanpa riset, kamu tidak akan mendapatkan data akurat dan membuat konten yang faktual.

6. Strategi Konten

Tugas content creator lainnya adalah mengelola strategi konten yang akan dipublikasikan, agar berhasil dijangkau dan dinikmati oleh target audiens. Hal tersebut merupakan sebuah dukungan dari strategi digital marketing yang lebih luas.

Salah satu yang harus kamu lakukan adalah membuat strategi seperti menyesuaikan konten dengan media yang akan kamu gunakan. Sebab, setiap platform yang akan kamu gunakan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Untuk itulah, kamu harus dapat membedakan bentuk video, gambar, teks, dan audio.

Jika kamu asal menempatkan konten tanpa strategi, maka konten tersebut tidak akan bisa menghasilkan tujuan yang sesuai dengan keinginan.

7. Meningkatkan Reputasi Perusahaan dan Kepercayaan Konsumen

Membuat konten yang berkualitas merupakan tugas content creator. Konten bisa disebut berkualitas, karena isinya yang relevan dan bermanfaat bagi para target audiens. Jika konten yang bermanfaat ini terus menerus diberikan, maka reputasi perusahaan akan meningkan.

Selain reputasi, konten yang bermanfaat tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat akan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, berikanlah edukasi pasar yang baik dengan riset yang terukur. Sehingga, dengan konten yang kamu berikan, calon konsumen yang awalnya tidak tahu menjadi tahu.

Langkah selanjutnya tentu akan lebih mudah, karena para calon konsumen tersebut sudah teredukasi dan percaya pada produk tersebut. Alhasil, mereka akan tertarik untuk membelinya.

8. Mengoperasikan Tools Content Creator

Membuat konten tentu menggunakan alat-alat yang tidak mudah untuk kamu operasikan. Alat-alat ini meliputi kamera, software editing dan ilustrasi, hingga software penyuntingan video.

Tugas content creator adalah dapat menggunakan alat-alat tersebut dengan baik untuk menghasilkan konten yang berkualitas. Hal ini juga merupakan skill yang wajib kamu miliki, jika ingin menjadi seorang content creator.

Misalnya, untuk membuat suatu iklan ataupun infografis mengenai produk suatu bisnis, kamu harus ahli menggunakan software seperti Adobe Photoshop. Jika berupa video, tugas kamu adalah mengoperasikan software editing video dan menerapkan teknik-tekniknya, agar menghasilkan konten yang berkualitas.

9.  Membuat Pengguna Internet Menemukan Konten Perusahaan

Semua orang tentu mengharapkan bahwa kontennya dapat dilihat banyak orang.  Oleh karena itu, tugas content creator bukan hanya menciptakan konten, tetapi juga paham hal-hal terkait Search Engine Optimization (SEO). SEO adalah sebuah metode yang memungkinkan untuk konten kita berada di peringkat pertama hasil pencarian.

Pengguna internet dapat dengan mudah menemukan konten kamu berkat SEO lewat  mesin pencari Google. Selain itu, SEO sangat berpengaruh terhadap peningkatan traffic website perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk kamu sebagai content creator dalam memahami SEO.

10. Editing Konten

Tugas content creator lainya adalah melakukan editing pada konten. Tujuan editing adalah untuk memastikan bahwa konten kamu tidak terdapat kekeliruan. Misalnya, jika kamu merupakan pembuat konten tulisan, maka kamu harus mengecek dan melakukan editing, apabila terdapat kesalahan penulisan, data, ataupun argumen.

Jika kamu merupakan pembuat konten dalam bentuk gambar atau ilustrasi, maka kamu dapat menghapus objek yang tidak perlu, meningkatkan kontras, mengatur warna, dan yang lainnya.

Sudah Siap Menjalankan Tugas Content Creator?

Demikian penjelasan mengenai beberapa tanggung jawab yang harus kamu lakukan sebagai content creator. Semoga informasi di atas dapat membantu kamu untuk menjadi content creator. Selain itu, untuk menjadi content creator yang handal, jangan lupa untuk mempelajari kemampuan yang dibutuhkan!

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password