Rekomendasi Tren Desain Grafis Saat Ini, Bisa Jadi Inspirasi Untukmu!

tren desain grafis

Entah itu di dunia nyata atau dunia maya, desain grafis adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam menyampaikan pesan.

Maka tidak salah jika pergerakan trennya harus selalu diikuti. Di tahun  ini, ada beberapa tren desain grafis yang bisa kamu terapkan untuk membuat pesan kamu makin tersampaikan.

Apa Saja yang Termasuk Desain Grafis?

Sebelum lanjut membahas tren desain grafis yang sedang happening, mungkin kamu masih memiliki keraguan soal apa saja yang bisa dikatakan sebagai desain grafis.

Menurut The American Institutes of Graphic Arts (AIGA), desain grafis adalah seni dan praktik dalam merencanakan serta memproyeksi ide maupun pengalaman ke dalam bentuk visual dan teks.

Dari pengertiannya, desain grafis memiliki lingkup yang sangat luas. Kamu sangat benar kalau berpikiran seperti itu, karena memang begitu adanya. Desain grafis bisa kamu temukan di lingkungan sekitar, mulai dari barang yang kamu beli hingga baliho yang tidak sengaja kamu lewati.

Ada beberapa elemen yang harus kamu perhatikan dalam membuat atau menelaah desain grafis, yakni warna, bentuk, garis, ukuran, ruang, dan tekstur.

Kamu tidak perlu begitu mengerti soal sisi teknis dari desain grafis untuk memahami trennya, namun memahami keenam unsur tersebut akan sangat berguna nantinya.

Inspirasi Tren Desain Grafis Saat Ini

Jika kamu mencari artikel ini secara sengaja, ada kemungkinan besar kamu sedang stuck alias kehabisan inspirasi untuk membuat desain grafis. Atau malah mungkin template yang ada tidak cocok dengan kebutuhanmu. 

Kalau memang itu yang terjadi, maka tenang saja. Ini dia beberapa tren desain grafis di tahun ini yang bakal menginspirasi kamu.

Siapa tahu cocok untuk branding di social media-mu.

1. Grafis 3D

Tidak dipungkiri lagi bahwa teknologi yang semakin canggih ini memudahkan orang untuk membuat desain, terlebih secara 3 dimensi. Grafis 3D layaknya film animasi adalah salah satu tren desain grafis yang memang sedang naik daun.

Dengan merebaknya tren NFT alias Non-Fungible Tokens, banyak desainer berlomba-lomba untuk menunjukkan kebolehan mereka dalam membuat gambar-gambar bernuansa 3 dimensi. Gambar 3 dimensi yang sering menjadi tren kebanyakan berupa bentuk karakter atau sebuah landscape penuh imajinasi.

Baca Juga:   Apa Itu Rebranding? Simak Pengertian, Manfaat, dan Caranya!

Untuk membuat grafis 3 dimensi sendiri sebenarnya tidak perlu merogoh kantong banyak, karena aplikasi untuk membuatnya, contohnya Blender, tersedia secara cuma-cuma. Hanya saja, memang waktu yang harus kamu luangkan untuk mempelajarinya akan cukup lama.

Maka dari itu, kamu bisa membeli grafis atau resource 3D dari berbagai macam marketplace desain grafis di penjuru internet.

2. Campuran 3D dan 2D

Selain menggunakan 3D secara keseluruhan, tren desain grafis di tahun 2022 juga terobsesi dalam menggabungkan teknik desain tersebut dengan gambar-gambar 2D.

Teknik ini memiliki tujuan untuk memberikan tekstur yang tidak bisa diwujudkan dengan gambar 2D semata. Dan sebaliknya, desain 2D akan memberikan kualitas “amatir” tersendiri yang tidak bisa didapat lewat grafis 3D semata.

Lewat teknik desain grafis yang satu ini, kamu dapat merealisasikan ide-ide tergila kamu yang belum pernah ada sebelumnya. Dan nampaknya, campuran 3D dan 2D bakal selalu menjadi tren yang akan kamu lihat di tahun-tahun mendatang.

3. Nostalgia 90-an

Kalau kamu perhatikan di sepanjang dekade 2010-an, banyak sekali tren 80-an yang mengambang kembali ke khalayak ramai, apalagi dari segi desain grafis.

Tren desain grafis 80-an selalu identik dengan lampu neon, warna magenta atau ungu, maupun filter ala kaset VHS yang kebetulan merupakan salah satu ciri khas di era tersebut.

Tren nostalgia 80-an ini ternyata tidak hanya terjadi di desain grafis saja. Dari segi musik, kamu mungkin tahu yang namanya genre synthwave. Atau jika di sisi series, Stranger Things terkenal banget memperkenalkan banyak unsur film 80-an dan mengemasnya sebagai sesuatu yang baru. 

Intinya, tren 80-an memang banyak orang aplikasikan pada berbagai aspek termasuk dalam sisi desain grafis.

Tapi satu hal yang pasti, tren nostalgia ini tidak hanya berhenti di 80-an. Malahan, saat ini adalah eranya nostalgia 90-an. Lantas, seperti apa sih tren desain grafis yang “90-an” itu?

Sebenarnya, desain grafis ala 90-an tidak akan begitu jauh berbeda dengan 80-an. Mereka menggunakan pemilihan warna yang mencolok dan menarik perhatian. Hanya saja, tren desain grafis 90-an lebih memiliki kesan DIY di dalamnya.

Hal ini bisa kamu perhatikan dari berbagai macam desain 90-an yang mengusung tema kolase. Tema ini selalu identik dengan desain yang layaknya dibuat di dalam kamar tidur seseorang, namun tetap bisa memberikan kesan yang fresh dan juga nostalgik.

Baca Juga:   Instagram Vs TikTok, Mana yang Lebih Efektif untuk Promosi?

Font yang dipilih juga tidak kaku, kadang menyerupai tulisan tangan, dan yang terpenting, mereka selalu memiliki kesan playful alias tidak terlalu serius.

4. Y2K

Berbeda dengan tren 90-an yang selalu mirip-mirip dengan pendahulunya, tren desain grafis Y2K memiliki kepribadian yang kontras 180 derajat.

Bagi kamu yang belum tahu, Y2K adalah sebutan lain dari dekade 2000-an. “Y” melambangkan “year” atau tahun, sedangkan 2K adalah singkatan untuk 2000. Istilah ini mulai merebak di awal dekade 2020-an untuk mengelompokkan tren desain yang terinspirasi dari tahun 2000-an.

Di masa itu, para desainer grafis sangat memiliki optimisme tentang masa depan,  apalagi dengan teknologi yang semakin berkembang dan memudahkan mereka untuk membuat desain yang futuristik. Kalau bisa dibilang, situasi di tahun 2000-an menggambarkan hal yang sama dengan dekade sekarang.

Maka dari itu, desain grafis yang terinspirasi Y2K tidak jarang memiliki kesan yang sangat menggambarkan masa depan dengan penggunaan elemen-elemen warna metalik yang identik dengan robot atau kapal luar angkasa.

Tekstur kaca atau warna bening juga menjadi pilihan tersendiri dalam menunjukkan desain grafis yang seakan-akan dibuat dari masa depan.

Di saat yang bersamaan, font yang menjadi jagoan untuk desain Y2K memiliki kesan futuristik ataupun bubbly alias tidak kaku. Dari segi warna, desain grafis Y2K sebenarnya mengadopsi pilihan warna yang nyentrik sekaligus tegas seperti sebut saja biru, merah, ataupun pink.

Tidak jarang, dalam mewujudkan tren desain grafis Y2K, seorang desainer memilih teknik menggabungkan grafis 3D dan 2D seperti yang sudah kamu baca sebelumnya. Teknik ini terbukti sangat ampuh dalam merealisasikan konsep Y2K yang memang identik dengan grafis 3D.

Terlepas dari perbedaannya yang mencolok, Y2K dan nostalgia 90-an sama-sama mengusung internet sebagai tema yang cukup sering muncul di beberapa desain grafisnya. Jadi mungkin kamu bisa jadikan itu sebagai acuan untuk desain kamu berikutnya.

5. Anti-design

Istilah yang satu ini mungkin cukup sering kamu dengar, apalagi kalau kamu mahasiswa DKV nih. Anti-design memang jadi tren desain grafis yang laku di tahun 2022 dan akan selalu bertransformasi hingga tahun mendatang.

Bagi kamu yang masih awam nih, anti-design itu merupakan sebuah teknik desain grafis yang berusaha menjauhkan diri dari estetika desain grafis konvensional.

Baca Juga:   Berapa Rata-rata Harga Endorse Influencer di Instagram?

Seperti yang kita tahu, desain grafis selama ini memiliki kesan yang harus rapi dan mudah untuk dibaca. Namun, para desainer yang mengimani ‘ajaran’ anti-design tidak berkata demikian.

Mereka selalu berpikir kalau aturan ada untuk dilanggar, dan hasilnya adalah serangkaian desain yang memang tidak komersial alias tidak akan kamu temukan di iklan atau desain produk.

Anti-design terkenal memiliki teknik desain yang simpel, tetapi eksekusinya selalu berlebihan. Sebenarnya, tren desain grafis ini sudah bisa kamu lihat dari salah satu turunannya, yakni desain maximalist.

Baik anti-design maupun maximalist, semuanya memanfaatkan font sans serif yang tebal dan tegas supaya pembacanya mudah untuk melihat huruf-huruf yang ada.

Meski anti-design terkesan tidak komersial seperti yang sudah dibilang sebelumnya, namun estetika ini tetap menjadi salah satu tren desain grafis yang cukup berpengaruh.

Salah contohnya kamu bisa lihat dari desain kaos yang memanfaatkan desain maximalist dan menggabungkannya dengan gambar karakter anime tertentu, misalnya.

Mana Tren Desain Grafis yang Ingin Kamu Coba?

Dari tren desain grafis yang sudah kamu baca tadi, kira-kira mana yang akan jadi referensi utama untuk branding kamu?

Gaya apapun yang kamu pilih, pastikan desain grafis kamu akan sesuai dengan pesan yang ingin kamu sampaikan, ya.

Selamat berkarya!


Temukan inspirasi lainnya seputar tips social media influencer, marketing influencer dan lainnya hanya di fnbpreneur.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password