7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Influencer dan Alasannya

7 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Influencer

Influencer merupakan sebuah predikat untuk pekerjaan bagi orang yang memiliki followers yang banyak dan mampu menggiring masyarakat biasa untuk melakukan sesuatu. Seperti kebanyakan pekerjaan lainnya ada hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan influencer demi kelangsungan karirnya.

Influencer ini muncul di tengah zaman yang terus maju, perkembangan informasi yang semakin cepat dan juga persebaran tentang suatu kabar yang sangat kencang. Sehingga pada saat ini banyak sekali orang – orang yang tiba-tiba mendadak menjadi influencer

Profesi atau predikat influencer juga diminati oleh banyak orang. Terutama remaja – remaja sekarang juga tidak sedikit yang bercita – cita menjadi influencer dan menginspirasi banyak orang. Hal ini dapat terjadi karena perkembangan zaman yang membuat hari ini orang – orang maupun perusahaan beranjak dari tradisional menjadi go digital.

Jika melihat dari sisi audiens, pekerjaan ini memang mudah dan terlihat sangat menyenangkan. Tidak jarang pula dianggap seperti tidak memiliki beban. Namun, influencer juga memiliki hal yang tidak boleh dilakukan lho.

Disini Kami akan membahasnya untuk kamu yang penasaran apa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan influencer serta alasannya. 

Hal Terlarang Bagi Seorang Influencer

Hal yang bisa atau yang menjadi pekerjaan influencer adalah bekerja sama dengan brand. Dengan fame atau popularitas yang mereka miliki dapat membuat sales dari sebuah perusahaan atau brand meningkat.

Hal ini sudah menjadi umum bagi para marketer sebuah perusahaan atau brand untuk menggunakan influencer sebagai kebutuhan marketing mereka. Influencer ini bisa meminta bayaran untuk mengiklankan produk karena memiliki followers yang banyak dan mampu menggiring opini untuk membeli produk yang bekerja sama dengan influencer itu sendiri. 

Influencer juga bisa bekerja sama sebagai brand ambassador sebuah brand dengan rutin menggunakan brand tersebut sebagai strategi beriklan. Sehingga followersnya yang sering melihat postingan para influencer tergugah untuk memilikinya juga.

Dengan tanggung jawab dan membawa nama baik sebuah perusahaan atau brand. Ada hal yang tidak boleh dilakukan influencer. Baik ketika bekerja bersama brand ataupun ketika kamu berdiri sendiri sebagai seorang influencer. Inilah hal terlarang seorang influencer: 

1. Kontroversi

Jika kamu berada pada titik paling bawah untuk menjadi seorang influencer, ini merupakan shortcut untuk menjadi terkenal. kamu dapat terkenal dalam waktu yang instan, kamu bisa saja terkenal dengan video 15 detik yang kamu upload jika video tersebut penuh dengan kontroversi. 

Namun ini merupakan hal yang tidak boleh dilakukan influencer. Karena baik ketika bekerja sama dengan brand atau perusahaan maupun tidak, ini merupakan sesuatu yang salah. 

Ketika kamu menggunakan kontroversi, kamu akan cepat menjadi mega bintang, namun kamu juga akan cepat untuk tersandung apa yang telah kamu buat. Kontroversi merupakan lahan yang panas, saling sikut menyikut dan juga kamu menjadi memiliki banyak musuh.

Jika kamu ingin menjadi influencer yang bertahan lama. Hal yang tidak boleh dilakukan influencer yang pertama ini harus dengan sangat hati – hati kamu perhatikan. Karena biasanya influencer yang naik menggunakan kontroversi, cepat juga waktu dia akan turun. Oleh karena itu, berhati – hatilah untuk memilih bagaimana cara kamu untuk masuk ke dalam dunia entertainment.

2. Membeli Followers

Hal yang tidak boleh dilakukan influencer selanjutnya adalah membeli followers. Dengan membeli followers kredibilitas kamu akan dipertanyakan. Jika kamu bekerja sama dengan sebuah brand, membeli followers merupakan suatu hal yang tidak boleh para influencer lakukan Hal ini akan berdampak pada sales sebuah brand.

Brand yang bekerja sama dengan influencer seperti ini pasti tidak akan bertahan lama. Karena, tidak akan ada peningkatan dari sales mereka dan kredibilitas kamu yang memiliki followers banyak pun akan menjadi tanda tanya.

Inilah yang membuat karir influencer yang membeli followers tidak akan meningkat karena tertahan dan tidak ada brand yang mau memakai jasanya lagi untuk mengiklankan sebuah produk.

Brand-brand saat ini sudah semakin selektif dalam memilih partner. Jika mereka ingin menggandeng seorang influencer, mereka akan mencari tahu terlebih dahulu latar belakang influencer ini seperti apa.

Terlebih lagi, jika kamu membeli followers maka akan cepat terdeteksi oleh brand. Se simple hanya dengan melihat engagement kamu sebagai influencer apakah berbanding lurus dengan followers yang dimiliki.

Baca: Bahaya Beli Followers Bagi Engagement Akunmu

3. Memposting Konten yang Tidak Relevan

Hal yang tidak boleh dilakukan influencer yang ketiga berhubungan tentang relevansi. Hal pertama yang harus menjadi first thing to do oleh siapapun termasuk kamu, yang ingin menjadi influencer adalah mengidentifikasi topik atau ide yang mereka sukai dalam hal tertentu. Konten yang kamu buat dan posting di halamanmu harus konsisten dengan tujuan  kamu sehingga kamu tidak membingungkan audiens yang telah follow akun kamu. 

Pengikut kamu berharap untuk datang ke page kamu untuk menemukan jenis dan kualitas konten yang sama setiap saat. Memposting konten yang tidak berhubungan dengan tujuan dan kesukaan kamu dapat membuat audiens dan followers kamu kehilangan minat untuk mengikuti kamu, dan itu bukan sesuatu yang kamu inginkan.

Salah satu cara untuk memastikan kamu selalu memposting konten yang relevan adalah dengan mengasah persona kamu. Tulis self branding untuk diri kamu sendiri yang dapat kamu gunakan berulang kali. 

Kamu harus mencantumkan sesuatu yang ingin kamu fokuskan, audiens yang ingin kamu kembangkan, branding yang akan kamu gunakan secara konsisten, dan bahkan beberapa brand dan influencer yang meniru gaya konten yang kamu kagumi lalu memodifikasinya.

Hal ini merupakan hal terlarang bagi seorang influencer dan tidak boleh dilakukan influencer. Karena ketika terjadi penurunan followers yang drastis karena mereka kehilangan relevansinya, maka akan sulit untuk membangunnya kembali.

4. Hindari Memposting Suatu Hal yang Setengah Matang

Media sosial merupakan suatu lahan atau wadah yang sangat kompetitif. Oleh karena itu hal yang tidak boleh influencer lakukan yang terakhir adalah memposting sesuatu yang setengah matang. Maksudnya adalah jika konten kamu memiliki hasil yang kurang baik dari konten sebelumnya, hindari mempostingnya. Hal ini adalah hal yang tidak boleh dilakukan influencer.

Jika kamu memaksakan diri untuk memposting sesuatu yang memiliki kualitas yang rendah, maka kamu akan dapat dengan mudah kalah dengan kompetitor kamu. Followers kamu juga akan lari ke kompetitor kamu karena mereka akan menilai karya yang terpublikasi lebih baik dari punyamu. 

5. Terlalu Sering Mengambil Sponsorship

Mendapatkan banyak sponsorship merupakan hal yang baik bagi para influencers, namun hal ini juga menjadi hal yang tidak boleh dilakukan oleh influencer. Kenapa seperti itu? Jika kamu menerima banyak sponsorship dalam setiap postingan kamu, maka kamu akan terlihat seperti laman penjualan.

Account yang kamu miliki harus terdiri dari mayoritas konten asli. Ini tidak hanya membantu kamu untuk terus membangun branding kamu, tetapi juga membantu membangun loyalitas dengan pengikut kamu.

Jika kamu terlalu sering mengambil sebuah sponsorship, akan menimbulkan pertanyaan bagi followers – followers yang melakukan follow pada account social media kamu. Pertanyaan – pertanyaan tersebut seputar, apakah dengan sponsor sebanyak ini kamu memakai semua barangnya. 

Tipikal followers saat ini adalah melihat apa yang kamu pakai dan mereka akan mencontohnya. Jika tidak, jangan harap followersmu akan bertahan dalam waktu yang lama untuk tetap follow terhadap akunmu.

6. Tidak Menggunakan Content Planner

Memiliki alat untuk merencanakan dan menjadwalkan semua konten kamu sebelumnya memungkinkan kamu untuk mempublikasikan posting kamu lebih sering dan melibatkan pengikut kamu dengan lebih baik. 

Selain itu, ini memberi kamu lebih banyak waktu untuk hal-hal yang benar-benar penting. Perencana konten khusus Instagram seperti Later, Postcron, Schedugram, HopperHQ, dan Pratinjau adalah alat hebat yang dapat membantu kamu mengelola dan menjadwalkan umpan kamu di platform. 

Tidak menggunakan content planner adalah hal yang tidak boleh dilakukan influencer. Karena hal ini dapat membuat pekerjaan kamu lebih stres dan menyebabkan kamu menjadi kurang produktif. Perencana konten juga memungkinkan citra merek kamu tetap konsisten. 

7. Mengambil Tawaran dari Setiap Brand yang Datang

Sebagai seorang influencer, kamu telah meluangkan waktu untuk menemukan hal yang benar-benar kamu sukai dan minati. Selain itu, kamu telah bekerja keras untuk membangun komunitas pengikut yang terlibat dan setia dengan secara konsisten menghasilkan konten berkualitas untuk mereka. 

Hal ini mirip seperti pengambilan sponsorship yang sudah kamu lihat pada poin sebelumnya. Intinya adalah cobalah untuk tidak mengambil banyak tawaran yang sebenarnya tidak kamu sukai atau pakai.

Bahkan jika kamu seorang influencer baru dan masih bekerja untuk menumbuhkan audiens kamu. kamu tidak boleh menyerah begitu saja pada merek apa pun yang datang kepada kamu. Meskipun mungkin tergoda untuk menerima tawaran ketika ada uang di depan kamu. 

Hal yang perlu kamu perhatikan adalah kamu telah membangun pengikut setia karena orang mempercayai rekomendasi kamu. Jika kamu mulai mempromosikan bisnis apa pun hanya karena mereka membayar kamu, kamu akan kehilangan kepercayaan dan juga followersmu.

Sayangnya, banyak influencer dengan cepat mengatakan ya kepada siapa pun yang menawarkan mereka kesepakatan tanpa menentukan apakah mereka cocok atau tidak. Penting bagi kamu untuk mengevaluasi setiap merek atau agensi yang mendekati kamu. Ini untuk memastikan nilai dan konten mereka selaras dengan niche kamu. 

Kamu ingin bekerja dengan brand yang memiliki nilai yang sama dengan milik kamu sehingga kamu dapat tetap autentik dan konsisten dengan audiens kamu. Inilah hal terakhir yang tidak boleh dilakukan influencer.

Kesimpulan

Jika kamu ingin menjadi influencer, banyak hal yang harus kamu perhatikan. Tidak hanya strategi untuk mencapai puncak karir dalam menjadi influencer, namun ada hal – hal lain. Seperti, hal yang boleh dan tidak boleh influencer lakukan. Ada juga yang menjadi hal terlarang bagi seorang influencer

Kamu harus membangun persona sejak awal agar followers kamu loyal kepadamu. Serta memiliki konten dengan kualitas yang baik sehingga selain melihat kamu, konten yang kamu tawarkan juga bagus. 

Penting juga bagi kamu untuk tidak melakukan hal yang tidak boleh influencer lakukan. Agar nilai jual, serta kredibilitas dan kemampuan kamu tetap terjaga untuk menarik brand terus berdatangan. 

Dengan mengetahui level – level dan juga 4 hal yang tidak boleh dilakukan influencer dapat mempertajam dan mencapai mimpi kamu untuk menjadi influencer. Dengan fame, semoga kamu dapat membawa perubahan bagi society dan juga hidup dengan sejahtera dan sampai kepada level professional influencer. Semoga sukses!

Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar influencer, marketing influencer, social media influencer, dan lainnya hanya di influencer101.id.

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password