Perkiraan Penghasilan dari Endorse di Sosial Media

Penghasilan dari endorse di social media

Di zaman saat ini, sosial media tidak hanya menjadi sarana hiburan. Namun juga banyak orang yang mendulang uang dari sosial media. Apalagi anak muda atau millennials, mereka sudah banyak yang mencoba berkarir menjadi influencer dan ternyata penghasilan dari endorse yang mereka lakukan juga tidak kecil loh.

Kekuatan sosial media membuat setiap produk bisa menjangkau masyarakat luas. Sehingga setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk bisa sukses. 

Bagi kamu yang masih bingung menentukan karir atau pekerjaan. Menjadi influencer bisa salah satu alternatif loh.

Baca juga: Apa Itu Endorse Beserta Tipe dan Manfaatnya


Penghasilan dari Endorse Sosial Media

Influencer sendiri terbagi menjadi beberapa kategori yaitu mikro, makro, premium hingga selebriti. Nah kira-kira berapakah penghasilan dari endorse yang bisa kamu dapatkan?

1. Penghasilan dari Endorse di Instagram

Salah satu sosial media yang sedang memiliki pengguna aktif berkategori anak muda saat ini adalah Instagram. Platform untuk membagikan momen berharga lewat foto ini sudah semakin berkembang. Kini Instagram tidak hanya bisa membagikan foto namun juga video panjang dan video singkat.

Bagi kamu yang tergolong sebagai makro influencer atau memiliki followers dari 1.000 – 50.000 bisa mendapatkan sekitar Rp 300 ribu – Rp 3,5 juta. Penghasilan dari endorse Instagram cukup beragam. Karena akun yang kamu miliki tidak hanya dilihat dari followers saja namun juga dari reaches yang dicapai tiap postingannya.

Jika kamu tergolong sebagai premium atau selebriti influencer yang memiliki followers satu juta lebih. Kamu bisa menghasilkan sekitar Rp 45 juta – Rp 100 juta tiap postingannya.

Baca Juga:   Cara Download Gambar di Instagram PC, Gampang Banget!

Baca juga: Apa itu Selebgram? Bagaimana Cara Menjadi Selebgram?

2. Facebook

Sedikit berbeda dengan sosial media lainnya. Facebook memiliki fitur iklan tersendiri. Bahkan banyak orang yang mencoba mengiklankan produk mereka dengan membayar jasa Facebook. Jika kamu menjadi influencer di Facebook, kamu harus melakukan strategi yang sedikit berbeda.

Kamu tidak bisa mengandalkan postingan seperti di sosial media lainnya. Karena orang-orang lebih memilih menggunakan fitur iklan dibandingkan menyewa jasa influencer Facebook. Tapi tenang dulu, Facebook sendiri merangkul setiap influencer atau kreator mereka.

Sehingga jika kamu aktif di Facebook. Biasanya brand besar atau Facebook langsung yang akan mengendorse kamu. Berbeda dengan sosial media lainnya, di Facebook penghasilan dari endorse yang bisa kamu manfaatkan adalah membuat video streaming.

Brand besar atau Facebook akan mengontrak kamu dengan ketentuan tertentu. Biasanya influencer atau kreator di instruksikan untuk melakukan streaming bukan memposting momen. Dari streaming ini kamu ada jam atau menit yang disepakati tiap harinya.

Gaji streamer di Facebook sendiri bisa mencapai Rp 5 juta – 15 juta per kontraknya. Selain itu, kamu bisa menghasilkan lewat saweran atau gift yang diberikan oleh penonton. Jadi semakin semangat kamu streaming kemungkinan menghasilkan uang di Facebook semakin besar.

3. Tiktok

Berbeda dengan di Instagram, Tiktok sendiri adalah platform sosial media yang hanya memungkinkan penggunanya membagikan momen berupa video. Namun semakin banyaknya peminat dari aplikasi ini, membuat penggunanya juga bisa mendapatkan penghasilan dari Endorse.

Sedikit berbeda dengan Instagram. Influencer Tiktok sendiri terbilang mikro influencer jika memiliki followers berikasi 10 ribu – 100 ribu. Makro Influencer memiliki followers 100 ribu  – 1 juta, Premium 1 juta – 10 juta dan selebriti 10 juta lebih.

Baca Juga:   10+ Rekomendasi Sticker Instagram Populer untuk Story

Bagi mikro influencer setiap postingannya bisa menghasilkan dari Rp 1 juta – Rp 5 juta dengan durasi video antara 30 – 60 detik. Jika kamu tergolong makro influencer setiap postingannya memiliki tarif dari Rp 5 juta – Rp 30 juta.

Setiap jumlah followers akan mempengaruhi harga per postingannya. Untuk perbandingan salah satu influencer yang memiliki followers 18 juta, setiap postingannya berharga Rp 194 juta.

Baca juga: Cara Mendapatkan Uang dari Tiktok untuk Pemula! Gampang Banget!

4. Youtube

Platform streaming video paling terkenal Youtube memiliki banyak mekanisme yang membuat para influencer betah menggunakan platform mereka. Penghasilan dari endorse di Youtube terbilang besar karena Youtube memberikan banyak keuntungan.

Setiap video yang kamu posting bisa dibayar per click dari Youtube. Per clicknya sendiri mulai dari $ 0,1 – $ 10 karena kebijakan monestasi yang diterapkan Youtube. Selain itu kamu juga bisa menghasilkan uang dengan mendapatkan endorse langsung dari brand atau perusahaan.

Bagi mikro influencer yang memiliki Subscriber 1.000 – 100.000 kamu bisa menghasilkan sekitar Rp 100 ribu – Rp 10 juta tiap postingan videonya. Bagi kamu yang memiliki Subscriber 100 ribu – 1 juta bisa menghasilkan uang dari Rp 10 juta – 100 juta per postingannya.

Karena postingan Youtube yang berupa video inilah yang membuat tarif influencer lebih tinggi dibandingkan sosial media lain. Karena ketika mengendorse kamu harus bisa membuat konsep terlebih dahulu agar video bisa sesuai dengan subscriber yang kamu miliki.

5. Twitter

Salah satu sosial media yang sudah lama muncul dan masih banyak penggunanya sampai saat ini adalah Twitter. Para anak muda mendominasi sosial media ini sehingga Twitter menjadi sosial media yang tidak hanya sebagai sarana hiburan namun juga tempat untuk berdiskusi.

Baca Juga:   15 Facebook Metrics yang Perlu Kamu Tahu Sebagai Influencer

Influencer Twitter sendiri memiliki harga yang cukup beragam. Bagi mikro influencer yang memiliki followers 1.000 – 10.000 per postingnya dihargai mulai dari Rp 100 ribu – Rp 1 juta. Bagi makro influencer yang memiliki followers 100 ribu, setiap postingannya di hargai dari Rp 1 juta – Rp 10 juta.

Tarif ini akan terus meningkat seiring banyaknya jumlah followers. MIsalnya Karin Novilda atau Awkarin, memasang tarif endorse Twitter Rp 80 juta untuk setiap postingannya.

Baca juga: Tips Sukses Menjadi Social Media Influencer di Indonesia


Kesimpulan

Bagi kamu yang ingin mencoba karir di sosial media, menjadi influencer bisa jadi salah satu option. Namun tentunya kamu harus bekerja keras terlebih dahulu untuk bisa membuat konten yang disukai masyarakat.

Selain itu, jika kamu pemilik bisnis mencoba mengiklankan produk menggunakan jasa influencer juga sangat tepat. Namun yang diperhatikan bagi penyedia dan pengguna jasa endorse bukan hanya jumlah followers.

Kamu juga harus bisa fokus ke engagement rate akun yang ingin kamu endorse atau ingin kamu kembangkan. Karena jumlah followers yang banyak tapi engagement ratenya kecil juga akan mempengaruhi tarif karena ini berdampak dengan kualitas akun itu sendiri.


Dapatkan berbagai informasi terbaru seputar berita influencer ,influencer marketing dan social media influencer hanya di influencer101.id.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password