Apa Itu Lead Generation? Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Lead Generation Adalah - Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Apakah kamu seorang pengusaha yang bergerak dalam bidang pemasaran atau marketing? Salah satu aspek penting yang patut kamu perhatikan dalam berbisnis ialah urusan pemasaran, termasuk didalamnya cara mengundang calon konsumen. Aktivitas ini mempunyai nama lead generation. Agar kamu tahu cara memasarkan produk atau jasa kamu kepada banyak konsumen, coba pelajari konsep lead generation berikut ini.

Apa Itu Lead Generation?

Pertama, mari kita bahas pengertian lead generation. Lead generation adalah sebuah aktivitas mempromosikan usaha yang kamu kelola demi mendapatkan calon konsumen pertama. Promosi tersebut dapat kamu lakukan dalam berbagai macam bentuk, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Para konsumen pertama ini adalah lead, dan pengalaman yang mereka terima akan menjadi patokan terhadap baik-tidaknya pelayanan dari suatu bisnis. Jika lead senang terhadap pelayanan bisnis tersebut, mereka akan menjadi pelanggan setia dan mampu menggaet konsumen lainnya untuk ikut membeli produk / jasa tersebut. Sebaliknya, jika lead tidak senang, maka mereka akan mewanti-wanti calon konsumen lain supaya tidak datang ke bisnis itu.

Cara Menerapkan Lead Generation

Cara-cara yang bisa kamu lakukan dalam kegiatan lead generation adalah sebagai berikut:

1. Promotional Call

Promotional call merupakan kegiatan menelepon calon konsumen secara langsung oleh agen pemasaran. Para agen ini akan mengumpulkan nomor-nomor telepon lead untuk kemudian mereka hubungi. Dalam usaha lead generation ini, kamu dianjurkan untuk membuat janji dengan lead agar mereka tak terganggu oleh telepon kamu.

2. Pameran / Exhibition

Demi memikat calon pembeli dalam jumlah besar, kamu bisa mengadakan acara pameran atau exhibition di tempat terbuka seperti galeri atau convention center. Calon konsumen bisa melihat secara langsung apa-apa yang sedang kamu tawarkan dan juga berbincang langsung kepada sales.

3. Digital Marketing

Jika kamu ingin memasarkan bisnis kamu secara daring, kamu bisa melakukannya dengan cara memasang iklan di blog, website, atau media sosial semacam WhatsApp dan Twitter. Calon pembeli yang tertarik bisa mengklik iklan tersebut untuk datang ke website bisnis kamu.

4. Iklan Surat Kabar

Memasang iklan di surat kabar ialah metode pengumpulan lead yang paling umum ada di Indonesia. Kamu bisa memasang iklan bisnis bersama tawaran hadiah berupa voucher diskon atau kupon undian bagi pembaca setia surat kabar.

Baca Juga:   Tren Influencer Marketing di Tahun 2021 untuk Pebisnis dan Marketer

Tujuan utama dari kegiatan ini ialah untuk mendapatkan calon konsumen baru serta menyebarkan produk-produk dari perusahaan yang kamu kelola ke khalayak yang lebih luas. 

Kamu sebagai pemilik usaha harus bisa mengembangkan bisnis kamu dengan cara mempromosikan apa-apa yang kamu jual kepada lebih banyak konsumen. Lead atau konsumen pertama kamu akan menentukan apakah bisnis tersebut mampu berkembang atau tidak.

Jenis Lead Generation

Dengan banyaknya tipe konsumen yang bisa menjadi calon pembeli pertama kamu, ada baiknya jika kamu meneliti dulu tentang macam-macam lead dan seperti apa bentuk interaksi antara kamu sebagai penjual barang dan jasa dengan mereka dalam urusan lead generation.

1. Marketing Qualified Lead (MQL)

Jenis lead yang satu ini ialah para calon pembeli yang sudah menerima promosi yang kamu lakukan. Lead mungkin telah mengetahui nama bisnis dan barang atau layanan yang kamu tawarkan, tetapi mereka boleh jadi belum siap untuk melakukan transaksi. Kelebihannya adalah MQL lebih mudah dibujuk untuk menjadi pelanggan ketimbang lead jenis lain.

2. Sales Qualified Lead (SQL)

Lead jenis ini biasanya adalah calon konsumen yang sempat berinteraksi dengan agen pemasaran bisnis kamu. Mereka bisa bertanya tentang nama dan layanan yang kamu jual, berapa harganya, kapan tersedianya, dan apakah ada formulir atau quiz yang dapat lead isi sebagai masukan untuk bisnis.

3. Service Qualified Lead

Jika bisnis kamu mengadakan free trial dalam jangka waktu tertentu, lead jenis ini ialah mereka-mereka yang mengikuti free trial tersebut. Layanan yang mereka terima sifatnya terbatas, bagi dari segi waktu dan kelengkapannya. Jika lead tertarik untuk mendapatkan produk secara lengkap dan sempurna, mereka akan memilih untuk berlangganan ke bisnis kamu.

4. Product Qualified Lead (PQL)

Kalau lead yang satu ini merupakan para calon pembeli yang telah mencoba produk kamu secara gratis dan mereka tertarik untuk kembali lagi. Meskipun mereka kemudian harus mengeluarkan uang untuk mendapatkan produk kamu, selama mereka memiliki kesan baik terhadap produk kamu, mereka akan menjadi pelanggan setia.

Karena karakteristik dan keinginan setiap calon pembeli itu beraneka ragam, kamu sebaiknya jangan cepat-cepat berharap lead akan langsung menjadi pelanggan setia. Kamu sebagai pemilik usaha harus bisa menentukan bentuk promosi apa yang sekiranya menarik untuk banyak orang agar kamu bisa mengumpulkan lead dalam jumlah besar.

Manfaat Lead Generation

Calon konsumen yang senang akan menjadi pelanggan setiamu dan mampu membantu bisnis kamu agar cepat tumbuh. Manfaat-manfaat yang akan kamu terima setelah melakukan lead generation adalah sebagai berikut:

  • Memudahkan kamu dalam mengetahui seperti apa produk dan layanan yang menurut lead menarik. Ingat, setiap calon pembeli punya minat dan kesukaannya sendiri, sehingga kamu perlu meneliti layanan apa yang sedang masyarakat cari saat itu.
  • Membantu kamu dalam menganalisis demografi para calon pelanggan dan mengetahui konsumen dari mana menginginkan barang seperti apa. Peta demografi ini akan berfungsi sebagai acuan pengembangan bisnis kamu di masa depan.
  • Sebagai sarana melakukan promosi barang atau jasa kepada orang-orang yang sekiranya berpotensi tinggi untuk menjadi calon pembeli pertama. Promosi yang baik adalah promosi yang jelas, akurat, dan mudah lead pahami sehingga mereka berminat membeli produk kamu.
  • Memudahkan kamu dalam mempromosikan bisnis ke sebanyak mungkin calon konsumen potensial. Kesuksesan bisnis yang kamu jalankan bergantung cukup signifikan kepada berapa jumlah calon pelanggan setia yang berhasil kamu undang untuk membeli produk.
  • Membantu kamu dalam melaksanakan targeting dan inbound marketing secara tepat sasaran. Inbound marketing yaitu pendekatan yang mendalam antara kamu selaku pemilik usaha dan para calon pembeli melalui interaksi yang relevan terhadap kebutuhan mereka.
  • Meyakinkan calon pembeli untuk kembali menggunakan produk dan layanan kamu di masa depan. Lead hanya akan kembali menggunakan layanan kamu apabila mereka merasakan pengalaman yang positif, jadi berusahalah sebaik mungkin agar lead benar-benar puas.
Baca Juga:   Apa itu Micro Influencer? Ketahui Manfaatnya untuk Brand!

Patut kamu ketahui bahwa perihal pengumpulan lead, belum lagi kegiatan berinteraksi dengan para calon konsumen tersebut, tidak boleh kamu lakukan secara sembarangan. Ada beragam poin yang harus kamu perhatikan supaya proses mendapatkan lead berjalan mulus.

Proses Mendapatkan Lead

Dalam berbisnis, tentu ada hal-hal yang harus kamu lakukan dan hindari agar usaha kamu berhasil. Begitu pula dengan urusan memikat hati calon konsumen kamu; jangan sampai mereka malah menjadi acuh tak acuh terhadap pemasaran yang kamu lakukan. Tata cara dan proses untuk mendapatkan lead dalam aktivitas lead generation adalah:

1. Undang Lead Melalui Konten yang Menarik

Seorang calon konsumen belum tentu mau datang melihat-lihat bisnis kamu tanpa sesuatu yang menarik perhatian mereka. Oleh karena itu, kamu harus membuat situs domain yang berkesan bagi lead. Cobalah untuk mengupload konten semacam blogspot, galeri foto, dan infografik yang berkaitan dengan layanan yang kamu sediakan.

2. Menjalin Kontak dengan Lead

Apabila lead tertarik untuk datang ke website kamu dan mulai menanyakan tentang apa-apa yang kamu jual, inilah saatnya bagi kamu untuk mulai berkomunikasi dengan lead. Usahakan agar interaksi kamu di hadapan lead, baik itu secara langsung maupun tidak langsung, memberi kesan profesional namun tidak terlalu kaku dan mudah lead pahami.

3. Tentukan Prioritas Lead

Setiap calon pembeli mempunyai prioritasnya sendiri. Belum tentu mereka semua berminat untuk menjadi pelanggan setia dalam sekejap. Oleh karena itu, kamu harus memilah-milah lead dan memperhatikan siapa di antara mereka yang benar-benar tertarik dengan layanan bisnis kamu.

4. Gerakkan Tim Marketing untuk Mempertahankan Lead

Begitu lead sudah menunjukkan keinginannya untuk menjadi pelanggan setia, waktunya bagi tim marketing untuk bergerak. Tugas utama dari tim marketing ini yaitu memberikan pelayanan dan penawaran yang lead inginkan, baik itu dalam bentuk diskon hari liburan atau bonus spesial bagi para pembeli pertama.

Baca Juga:   Apa Itu Endorse Beserta Tipe dan Manfaatnya

5. Melakukan Evaluasi Atas Kegiatan Lead Generation

Meskipun kamu berhasil membuat seorang atau sekumpulan lead setia terhadap layanan bisnis, bukan berarti pekerjaan kamu telah usai. Sekarang waktunya kamu mengevaluasi usaha lead generation kamu. Apakah usaha yang kamu lakukan sudah baik atau belum? Bagaimana kamu akan melanjutkan pengumpulan calon pelanggan tersebut di kemudian hari?

Kesimpulan

Apa yang kamu dapat setelah membaca artikel ini dan semua penjelasannya? Agar kamu tidak merasa ribet, mari kita rangkum artikel ini kedalam beberapa poin.

Lead generation adalah kegiatan mempromosikan usaha atau bisnis demi mendapatkan calon pembeli atau pelanggan pertama. Calon pembeli ini disebut juga lead, dan jika lead tertarik untuk membeli produk atau layanan bisnis kamu, maka mereka bisa menjadi pelanggan setia. 

Kegiatan mengumpulkan lead dapat kamu lakukan dengan cara menelepon calon pembeli secara langsung, mengadakan acara pameran, melakukan digital marketing, dan memasang iklan di surat kabar.

Manfaat dari aktivitas ini cukup beragam, antara lain membantu kamu dalam memasarkan bisnis ke khalayak luas dan meyakinkan calon pembeli untuk datang lagi di masa depan. 

Ada pula sebuah manfaat, yaitu memudahkan kamu dalam memetakan demografi macam-macam lead, untuk mengetahui apa yang calon pembeli inginkan tergantung dari domisili mereka.

Demi mendapatkan lead untuk bisnis, kamu harus melaksanakan langkah-langkah berikut. Pertama, mengundang calon pembeli pertama tersebut menggunakan konten-konten menarik di website bisnis yang kamu kelola. Kemudian, kamu perlu menjalin kontak dengan lead dan menentukan mana lead yang paling mungkin menjadi pelanggan sebagai prioritas utama. 

Setelah itu, kamu gerakkan tim marketing agar calon pembeli tetap tertarik untuk menjadi pelanggan setia. Jika semuanya berjalan lancar, baru kamu evaluasi kegiatan lead generation yang telah kamu kerjakan.

Itulah apa itu lead generation, beserta macam-macamnya dan manfaatnya dalam dunia bisnis. Semoga dengan bantuan artikel ini, bisnis kamu dapat berkembang pesat dan mendapat perhatian dari banyak calon pembeli, ya!

Dapatkan berbagai informasi seputar influencer marketing, berita influencer, hingga social media influencer hanya di influencer101.id.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password