Cara Membuat Kalender Konten Media Sosial, Lengkap!

Jika sebuah konten yang kamu unggah di waktu yang salah, akan berakibat fatal bagi konten tersebut. Fatal disini memiliki artian, konten yang kamu unggah ke media sosial mendapat respon yang rendah. Untuk mengatasi hal ini, perlu ada kalender konten media sosial agar penjadwalan konten lebih efisien.

Apa itu Kalender Konten Media Sosial?

Kalender konten media sosial adalah, sebuah susunan penjadwalan konten dengan struktur yang efisien, berdasarkan jenis konten yang akan kamu posting. Tanpa konten kalender sosial media, konten yang kamu unggah akan terasa sia-sia. 

Cara Membuat Kalender Konten Media Sosial 

Setelah membaca pengertian dari pembuatan kalender konten media sosial, tentu kamu perlu juga mengetahui bagaimana cara pembuatannya.

Berikut langkah-langkahnya.

1. Identifikasi Platform 

Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk pembuatan jadwal konten adalah dengan identifikasi platform. Identifikasi platform ini merupakan langkah awal yang bertujuan untuk menentukan sosial media apa yang efisien untuk memposting konten. 

Dengan identifikasi platform, kamu akan mendapatkan data tentang apakah platform sosial media yang kamu gunakan akan efisien? Atau apakah ada platform lain yang lebih efisien? Selain itu, identifikasi ini juga berguna untuk mengetahui intensitas audiens yang berinteraksi dengan akun media sosial kamu.

Identifikasi ini juga mencakup hal-hal terkait jenis konten, audiens, dan jam yang tepat saat para pengguna platform menjelajah media sosial mereka. Jadi, nantinya dengan mudah kamu bisa menentukan target audiens dan jenis konten yang tepat untuk brand awareness pada platform media sosial yang kamu identifikasi.

2. Pilih Jenis Konten dan Platform Sosial Media 

Memutuskan jenis konten yang akan kamu posting adalah bagian penting dari strategi media sosial. Selain itu, hal ini juga sangat penting untuk membangun kalender konten media sosial

Mengapa demikian? Karena pada sebagian platform media sosial kamu harus mengupload konten yang relevan pada platform tersebut. Sebagai contoh, jika kamu ingin mengupload konten visual, maka platform sosial media yang bisa kamu gunakan adalah Instagram,TikTok,Facebook, dan sejenisnya.

Sedangkan, untuk jenis konten tulisan yang berisi informasi spesifik dan membutuhkan lebih banyak ruang konten. Kamu bisa menggunakan website serta platform LinkedIn sebagai media upload konten.

Baca Juga:   Membuat Insta Story Aesthetic untuk Brand, Begini Tipsnya!

Dengan pemilihan jenis konten dan sosial media yang sesuai, tentu saja peluang konten untuk mendapat respon dari banyak audiens sangatlah besar.

3. Buat Strategi dan Konsep Konten

Setelah kamu melakukan identifikasi platform sosial media mana yang tepat untuk memposting konten, langkah selanjutnya dalam pembuatan kalender konten media sosial adalah membuat strategi. 

Pembuatan strategi konten bertujuan agar akun sosial media kamu lebih terstruktur dan jelas. Selain itu, kamu juga perlu menyusun konsep apa yang memiliki audiens paling banyak berdasarkan target audiens yang telah kamu identifikasi.

Dalam pengerjaan strategi dan konsep konten, kamu juga perlu melakukan brainstorming dengan tim sosial media, agar konten yang dihasilkan menarik dan sesuai dengan tren audiens.

4. Tentukan Intensitas Posting Konten di Setiap Platform

Untuk menghasilkan profil sosial media yang berkualitas dengan jumlah audiens yang besar, kamu harus konsisten terhadap intensitas postingan konten dalam platform sosial media yang kamu gunakan. Selain itu, langkah ini juga nantinya akan menentukan penjadwalan konten yang tepat, berdasarkan intensitas unggahan.

Konsistensi yang dimaksud bukanlah kamu perlu mengupdate konten setiap hari, dengan jumlah intensitas yang tinggi. Akan tetapi, kamu dan tim sosial media kamu harus bisa menghasilkan konten yang berkualitas dan terjadwal dengan rapi, namun tidak terkesan monoton. 

Jadi, informasi yang didapat audiens ketika melihat konten yang kamu unggah harus berbeda-beda pada setiap postingan. Selain itu, pastikan juga seluruh konten yang kamu upload sesuai dengan konsep yang telah kamu rencanakan, agar konten yang dihasilkan konsisten dengan intensitas stabil, namun berkualitas.

5. Gunakan Tools Kalender Konten Media Sosial

Setelah semua langkah di atas telah kamu rancang dengan rapi, barulah kamu mulai masuk ke tahap pemilihan tools konten kalender sosial media. Pada tahap ini, kamu perlu menentukan tools apa yang akan digunakan sebagai langkah optimasi dan notifikasi penjadwalan konten.

Ada beberapa opsi tools yang bisa menjadi rekomendasi untuk optimasi penjadwalan konten. Berikut rekomendasi toolsnya:

  • Google Sheets & Google Calendar 

Tools ini merupakan tools gratis yang disediakan oleh Google. Pada dasarnya, Google sheets dan Google Calendar bukanlah sebuah tools untuk keperluan sosial media. 

Namun, kamu bisa menggunakannya untuk membuat jadwal konten yang memasukkannya dalam notifikasi kalender Google. Hal ini berfungsi agar pada setiap tanggal dan waktu  penjadwalan, akan muncul notifikasi ke anggota tim sosial media kamu.

  • Kalender Manual 

Jika kamu kurang memahami tentang penggunaan Google Sheets dan Google Calendar, kamu bisa membuat penjadwalannya menggunakan tools kalender manual. 

Tools ini memang terkesan kuno dan tidak praktis. Namun, apabila kamu telah menguasai seluruh metode yang dijelaskan sebelumnya, maka tools manual ini akan sama efektifnya dengan tools otomatis.

  • Tools Berbayar 

Tools yang terakhir ini adalah pilihan tools yang sangat praktis dan memudahkan kamu untuk membuat penjadwalan konten. Tapi, jika kamu ingin menggunakan tools ini, kamu perlu mendaftar dengan akun premium berbayar.

Baca Juga:   Cara Membuat Akun TikTok dengan Mudah dan Cepat

Banyak platform penyedia tools kalender konten sosial media yang tersedia di internet. Bahkan, tools berbayar ini tak hanya menyediakan fitur penjadwalan saja. Dengan akun premium berbayar, tools ini bisa menjadi sebuah sosial media manajemen yang sangat efektif.

Beberapa tools penyedia layanan sosial media manajemen, antara lain Sprout Social, ContentCal, Hootsuite, Sendible, dan lain sebagainya. Budget yang harus kamu keluarkan untuk tools berbayar ini pun relatif terjangkau, hanya sekitar Rp3.000.000,00 sampai Rp10.000.000,00 per bulan.

6. Buat Jadwal Konten 

Tahapan berikutnya dalam pembuatan kalender posting konten di sosial media adalah pembuatan jadwal konten. Tahapan ini adalah inti dari pembuatan konten kalender sosial media. 

Tentunya, berdasarkan seluruh metode yang telah kamu pahami sebelumnya dan juga pemilihan tools kalender yang sesuai, pembuatan jadwal konten ini bukanlah hal yang sulit. Kamu hanya perlu menyesuaikan tanggal posting konten sesuai dengan strategi dan brainstorming yang telah kamu lakukan bersama tim.

Selain itu, untuk jam tayang konten, kamu hanya perlu menyesuaikan jam posting sesuai dengan analisa yang telah kamu lakukan sebelumnya. Perlu kamu ingat, penentuan jam tayang konten berpengaruh terhadap jumlah audiens. Pastikan kamu memposting konten pada jadwal yang tepat sesuai analisis sebelumnya.

7. Membuat Daftar Pustaka Konten

Pada tahap ini, kamu akan membuat sebuah manajemen pustaka yang berisi draft konten, konten siap posting, dan konsep konten yang akan kamu buat selanjutnya. Pentingnya sebuah pustaka konten, karena kamu tentu tidak bisa menghafal satu persatu konten apa yang akan kamu post dan kamu draft dalam kalender konten.

Selain itu, dengan adanya daftar pustaka, kamu tidak perlu repot-repot lagi untuk melakukan sorting konten. Bahkan, kamu bisa memproses serta mengedit konten dalam pustaka tersebut. 

Jika kamu tidak ingin pusing membuat sebuah pustaka konten, mungkin kamu bisa menggunakan tools berbayar sebagai alat manajemen konten. Tapi tentunya pembuatan manajemen konten berbayar membutuhkan budget tambahan agar bisa mengakses fitur premium.

8. Pantau dan Lakukan Inovasi

Cara terakhir pembuatan kalender konten media sosial adalah pemantauan dan inovasi konten. Meskipun pada dasarnya konten-konten yang kamu masukan dalam draft antrian posting telah terstruktur dengan rapi, namun tetap perlu adanya pemantauan manajemen konten.

Hal ini bertujuan agar penjadwalan konten yang telah kamu sesuaikan dengan kalender berjalan sesuai sistem. Selain melakukan pemantauan, kamu juga harus melakukan inovasi. 

Inovasi, memiliki arti kamu bisa saja mengubah jadwal konten dari kalender konten media sosial yang telah kamu buat. Namun, perubahan jadwal ini harus berdasarkan analisis terhadap audiens, kebutuhan konten, dan brainstorming dari seluruh anggota tim sosial media. 

Contoh Kalender Konten Media Sosial

Setelah membahas tentang cara membuatnya, berikut ini adalah beberapa contoh kalender penjadwalan konten untuk media sosial.

1. Kalender Konten Google Sheet 

Ini adalah contoh sebuah kalender manajemen konten yang dibuat dengan tools Google Sheet. 

Baca Juga:   Rekomendasi Tools Social Media Marketing, Tingkatkan Performa!

Kalender Konten Google Sheet

merchant.id

2. Kalender Konten dengan Tools Premium

Berikut ini adalah contoh template kalender konten dengan tools premium berbayar Sendible.

Kalender Konten dengan Tools Premium

sales.sp.gov.br

Manfaat Membuat Konten Kalender Sosial Media

Dengan adanya jadwal tayang konten ini, sebuah konten akan lebih teroptimasi sesuai dengan waktu-waktu tertentu dimana para pengguna sosmed menjelajah dunia media sosial.

Berikut ini adalah manfaat utama pembuatan konten kalender.

1. Alokasi Waktu Konten Tepat Sasaran

Dengan adanya penjadwalan sesuai kalender, konten yang kamu buat akan terealisasi tepat sasaran. Jadi, postingan konten kamu akan muncul di feed dengan optimal. Tentunya, dengan alokasi waktu yang tepat sasaran ini, konten kamu akan berpeluang besar dilihat oleh para audiens.

2. Membantu Menentukan Jenis Konten

Jenis konten yang kamu unggah tentu menjadi salah satu faktor utama bagi para audiens untuk dapat tertarik pada konten tersebut. Dengan adanya konten kalender sosial media, kamu bisa menentukan jenis konten apa yang perlu kamu posting pada waktu-waktu tertentu agar audiens menjadi tertarik.

3. Mempermudah Analisis Media Sosial

Analisis media sosial adalah sebuah metode kerja yang berfungsi menganalisa secara keseluruhan akun media sosial. Dari analisis ini, kamu bisa mendapatkan data menyeluruh tentang konten dan audiens kamu. 

Dengan adanya kalender sosial media, analisa terkait target audiens, kebiasaan audiens, termasuk konten apa yang kamu butuhkan akan dengan mudah kamu analisis.

4. Konten Lebih Mendapat Banyak Respon

Ketika kamu mengunggah konten ke sosial media, tentu hal utama yang kamu harapkan adalah konten tersebut mendapat banyak respon dari para audiens. Respon inilah yang nantinya akan mempengaruhi brand awareness serta viralnya sebuah konten.

Yuk, Buat Kalender Konten Media Sosial!

Sekian pembahasan tentang cara pembuatan kalender konten sosial media.

Dalam manajemen media sosial, kalender penjadwalan ini merupakan hal yang penting agar postingan yang kamu hasilkan sesuai dengan target dan mendapat respon banyak dari para audiens.

Jadi, jangan sampai lupa untuk membuatnya ya!


Temukan inspirasi lainnya seputar social media influencer, marketing influencer dan sebagainya hanya di influencer101.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password