IG Story atau Post: Manakah yang Menghasilkan Engagement Terbaik?

IG Story atau post manakah yang lebih baik

Dengan menampilkan visual, instagram merupakan media sosial yang sangat baik untuk membangun branding. Semua fitur di instagram juga mendukung untuk melakukan hal itu. Dari mulai post feed, IG story sampai yang terbaru adalah reels. Lalu mana yang lebih baik antara IG story atau post untuk menghasilkan engagement yang lebih baik?

Apa Beda IG Post dan IG Story?

Secara mudah perbedaan ig story atau post adalah pada bagaimana cara melihatnya. Selain itu beberapa perbedaan lainnya adalah sebagai berikut

1. IG Post

Instagram post merupakan bentuk konten instagram yang kita kenal sejak awal. Foto atau video dengan bentuk kotak, yang akan muncul ketika melihat halaman profil kamu. Selain itu, IG post juga akan muncul pada feed dari followers. Selain foto atau video, IG post juga bisa dilengkapi dengan caption.

IG post juga akan muncul selamanya pada halaman profil kamu, selama kamu tidak menghapusnya. Beberapa orang juga menjadikan IG post sebagai portofolio diri mereka.

2. IG Story

Sementara IG story merupakan konten pada instagram yang hanya muncul sementara. IG story hanya bertahan selama 24 jam, setelah itu, kontennya akan hilang. Meski demikian, kamu bisa menyimpan IG story lewat fitur highlight.

IG Story sendiri tidak muncul pada halaman profil. Fitur ini hanya bisa dilihat melalui klik pada foto profil. Fitur ini juga akan muncul pada bagian paling atas pada feed dari followers kamu. Selain itu, yang membedakan IG story atau post juga adalah format foto atau video. Pada IG story format yang digunakan adalah vertical video atau foto.

Baca Juga:   Aplikasi Edit Video TikTok Tanpa Watermark Gratis!

Mana yang Lebih Efektif, IG Story atau Post?

Pertanyaan selanjutnya tentu mana yang paling efektif antara keduanya? Mana yang menghasilkan lebih banyak engagement? Jika dilihat secara ringkas, maka penggunaan IG story jauh lebih efektif. Beberapa alasannya seperti:

  • Lebih ringkas
  • Followers tidak perlu melakukan scroll sampai bawah atau membaca banyak caption
  • Informasi to the point

Efektifitas dari IG story memang akan berkaitan dengan waktu setiap orang yang lebih cepat untuk mendapatkan informasi. Namun jika dilihat lebih jauh, maka kamu akan mendapatkan fakta jika ternyata kedua fitur ini memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. termasuk dalam masalah efektifitas dan engagement. Berikut adalah perbandingannya.

1. IG Story

Penggunaan IG story akan sangat baik untuk menyampaikan hal penting dengan cepat yang sifatnya hanya sementara. Beberapa keunggulan lain dari IG story seperti:

  • Ketika melihat IG story banyak pengguna yang menyalakan speaker, sehingga penggunaanya efektif untuk konten yang memiliki audio
  • Ada banyak tools dan filter pada IG story. Kamu bisa membuat tampilan lebih bagus dan menarik
  • Orang yang melihat bisa langsung berinteraksi langsung secara personal

Dari sekian kelebihan tersebut, IG story juga memiliki kekurangan seperti:

  • Hanya bertahan 24 jam
  • Informasi harus bisa disampaikan dengan cepat, karena limit waktu untuk setiap story. Terlalu banyak stories dalam waktu berdekatan juga sedikit mengganggu.

2. IG Post

Sementara itu, IG post merupakan fitur lama di instagram yang membuatnya banyak memiliki pengguna. Singkatnya, IG post merupakan ketika kamu mengupload foto atau video ke instagram. Beberapa keunggulan dari IG post antara lain:

  • Selama tidak kamu hapus, maka postingan tersebut akan selalu ada.
  • Dalam beberapa kasus, IG post bisa menjadi semacam portofolio.
  • Bisa menyampaikan informasi dengan lebih detail dan jelas.

Dari kelebihan tersebut, IG story juga masih memiliki beberapa kelemahan seperti:

  • Perlu planning khusus untuk membuat feed IG post menjadi menarik
  • Kebanyakan orang melihat IG post dalam kondisi speaker mati, sehingga ini kurang cocok dengan konten berisi audio.
Baca Juga:   17 Social Media Metrics yang Penting untuk Diperhatikan

Dari penjelasan di atas maka akan terlihat jika IG story atau post memang memiliki tujuan penggunaan yang berbeda. Dalam hal ini, maka keduanya bisa saling melengkapi. IG story bisa kamu gunakan untuk membangun branding bagi kamu. Sementara IG story bisa kamu gunakan untuk keperluan interaksi yang lebih intens dengan followers.


Kapan Saat yang Tepat Menggunakan IG story atau Post?

Karena kedua fitur ini berbeda, maka kapan saat yang tepat menggunakan IG story atau post? Berikut adalah penjelasannya:

1. IG Post

Sebuah foto atau video perlu kamu jadikan sebagai ig post ketika:

  • Foto atau video tersebut merupakan konten yang ingin kamu perlihatkan dalam waktu yang lama
  • Konten terkurasi dengan baik, dalam hal ini berguna untuk menciptakan desain feed agar bisa menaikan value dari profil instagram
  • Bertujuan untuk mendapatkan reach
  • Konten tanpa audio. Hal ini karena kebanyakan orang melihat feed post tanpa mengaktifkan speaker.

Contoh dari konten ig post seperti:

  • Foto atau video profesional
  • Foto atau video yang mengcapture sebuah moment

2. IG Story

Sementara itu, penggunaan IG story akan banyak kamu gunakan ketika

  • Konten bersifat sementara. Karena IG story hanya akan muncul selama 24 jam
  • Foto atau video bersifat casual. Dalam hal ini, maka biasanya IG story berisi kegiatan harian
  • Bertujuan untuk mendapatkan engagement
  • Konten dengan audio. Hal ini karena kebanyakan orang melihat IG story dengan kondisi speaker menyala.

Beberapa contoh konten untuk IG story seperti:

  • Pengumuman yang sifatnya cepat dan mendadak
  • Promo dengan jangka waktu pendek
  • Foto atau video yang sifatnya casual

Jadi Mana yang Bisa Menaikan Engagements?

Berdasarkan penjelasan di atas, maka diantara IG story atau post yang lebih bisa menaikan engagement adalah IG story. Salah satu penyebabnya adalah orang yang melihat bisa langsung merespons secara personal. Hal ini tentu akan berbeda dengan post, yang mana respon dari orang yang melihat akan muncul pada bagian comment.

Baca Juga:   Ukuran Foto Profil TikTok Tidak Pas? Inilah Cara Supaya Ideal!

Meski demikian, penggunaan IG post juga tidak kalah penting. Selain bisa menjadi semacam portofolio, ig post juga bisa menarik engagement jika kamu menggunakannya dengan baik. Selain itu, penggunaan IG post juga lebih banyak untuk memberikan informasi dalam jangka waktu yang panjang. Dalam hal ini maka penggunaan IG post akan sangat pas jika tujuanmu adalah mendapatkan reach.


Mengoptimalkan IG Story atau Post

Setelah mengetahui mana penggunaan yang lebih baik, maka mungkin kamu juga akan bertanya apakah IG story atau post masih bisa dioptimalkan? Maka jawabannya adalah bisa, berikut adalah beberapa caranya:

1. Hashtag

Penggunaan hastag masih menjadi salah satu cara untuk membuat postingan atau story kamu menjadi optimal. Khusus untuk IG post, penggunaan hastag akan membuat postingan kamu lebih mudah untuk orang temukan.

2. Insight

Insight pada Instagram merupakan fitur yang mana kamu bisa melihat bagaimana profil dari followers kamu. Kamu akan melihat kapan konten kamu ramai, konten seperti apa yang banyak orang lihat, dan lain-lain. Dengan mempelajari insight ini maka kamu bisa menyesuaikan dan mengoptimalkan konten kamu.

Dari semua penjelasan di atas, baik IG story atau post memang menjadi dua fitur dengan penggunaan yang berbeda. Sehingga penggunaanya pun berbeda namun bisa saling melengkapi. Jika IG story efektif untuk menaikan engagement, maka IG post akan efektif untuk mendapatkan reach.


Dapatkan berbagai insight maupun tips seputar influencer, berita influencer, influencer marketing, hingga social media influencer tentunya hanya di influencer101.id.

Baca juga:

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password