Faktor Penting dan Ide Cover Foto LinkedIn Ideal untuk Brand Kamu

ide cover linkedin untuk brand

LinkedIn merupakan wadah yang tepat untuk terhubung dengan para profesional dan calon pelanggan. Untuk bisa menarik perhatian pengguna LinkedIn maupun audiens potensial, halaman kamu perlu dibuat semenarik dan seprofesional mungkin dengan sentuhan ide cover foto LinkedIn yang relevan dan berkarakter unik.

Ya, salah satu cara menaikkan eksposur dan kredibilitas halaman LinkedIn adalah dengan memasang foto cover profesional, informatif, dan menarik.

Mau tau bagaimana cara memasang foto cover atau foto sampul LinkedIn dengan benar, profesional, dan tepat sasaran? Artikel ini akan menjelaskan mengenai aturan dan inspirasi foto sampul profesional dari brand-brand terkenal.


Mengapa Foto Cover LinkedIn Penting?

Sebelum masuk ke pembahasan ide cover foto LinkedIn, mari kita ulik sejenak tentang alasan mengapa seseorang atau entitas bisnis perlu memasang foto cover di halaman LinkedIn. Alasan sederhana, yakni agar akun atau halamanmu bisa tampil stand out di kanal LinkedIn.

Sebab, foto sampul merupakan bagian yang akan audiens lihat untuk pertama kalinya saat mereka mengunjungi halaman atau profil LinkedIn-mu. Dari sinilah orang-orang akan mulai mengenal atau tertarik dengan apa yang terkandung di dalam halaman tersebut.

Selain itu, sebuah data dari Wyzowl juga pernah menunjukkan bahwa 80% orang cenderung lebih mudah mengingat sesuatu yang mereka lihat daripada yang mereka dengar ataupun baca. 

Bahkan, mereka juga menyebutkan bahwa audiens cenderung mudah memahami aspek-aspek visual 60.000 kali lebih cepat daripada informasi berbasis teks. 

Maka tak heran jika foto sampul LinkedIn punya peran yang sangat penting dalam menggaet perhatian dan menghipnotis para audiens untuk mempelajari suatu brand bisnis secara lebih mendalam.

Untuk itu, kamu perlu membuat foto sampul LinkedIn semenarik, serelevan, dan seinformatif mungkin sesuai dengan identitas, bidang, dan value brand bisnis. Jadikan ide cover foto LinkedIn sebagai perpanjangan cerita atau kartu nama profesional dengan menunjukkan beberapa informasi penting sebagai berikut:

  • Siapa kamu dalam konteks profesional
  • Kemampuan atau layanan bisnis yang kamu tawarkan
  • Informasi kontak
  • Informasi produk, layanan, atau event yang akan datang
Baca Juga:   Cara Menggunakan Filter di TikTok untuk Konten, Mudah Banget!

Cara Tepat Membuat Foto Sampul LinkedIn

Sebenarnya, kamu bebas menggunakan ide cover foto LinkedIn apa saja baik dari segi konsep desain, background, tema, font, pemilihan warna, ilustrasi, dan komponen desain lainnya. Meski begitu, kamu juga perlu menerapkan aturan-aturan khusus dalam membuat cover foto LinkedIn yang efektif.

Mengapa harus begitu? Sebab, hal ini akan membuat brand bisnis kamu dapat tampil lebih ‘eksklusif’, unik, berkarakter, dan tetap profesional. Adapun, hal-hal yang perlu kamu lakukan antara lain:

1. Gunakan Dimensi Foto Sampul yang Benar

Foto sampul memiliki potensi meningkatkan eksposur halaman LinkedIn apabila terpasang dengan benar menggunakan ukuran/dimensi yang tepat. Ukurannya yang lebih lebar daripada foto profil membuatnya menjadi daya tarik utama dari sebuah halaman ataupun akun LinkedIn personal.

Meski ukurannya besar, beberapa bagian foto sampul akan tertutup oleh beberapa atribut di depannya seperti foto profil (pada bagian sudut kiri bawah) dan ikon menu “settings” (pada bagian sudut kanan atas).

Agar informasi penting brand tidak tertutup ‘zona terlarang’ tersebut, kamu perlu mempertimbangkan tata letak elemen desain dan memahami dimensi foto sampul LinkedIn dengan tepat.

Pada dasarnya, LinkedIn sendiri sudah menetapkan standar ukuran dan dimensi foto sampul yang benar yakni:

  • Foto sampul untuk personal profile berukuran 1584 x 396 pixels
  • Foto sampul untuk company profile berukuran 1128 x 191 pixels
  • Format gambar menggunakan tipe file PNG dan JPG
  • Ukuran file foto maksimum sebesar 4MB

Selebihnya, silakan lakukan percobaan pemasangan ide cover foto LinkedIn untuk mengidentifikasi posisi zona bahaya serta bentuk kejanggalan lainnya. Dengan begitu, kamu akan mendapatkan hasil foto sampul LinkedIn terbaik yang dapat menyajikan informasi brand bisnis secara lengkap, jelas, dan informatif.

2. Tetapkan Identitas Desain Brand

Setiap brand pasti memiliki ciri khas desain tersendiri yang dapat menunjukkan identitas dan karakter yang unik dari suatu bisnis. Ciptakan karakter desain tersendiri agar brand bisnismu mudah dikenali oleh orang lain.

Jadi, hal yang perlu kamu lakukan adalah menetapkan dan menggunakan elemen desain unik yang mengandung identitas brand bisnis. Contoh elemen tersebut yaitu warna brand, font, maskot (karakter ilustrasi khas brand), dan lain-lain.

Baca Juga:   Kapan Waktu Terbaik Post di Facebook Agar Konten Ramai?

Jika masih merasa terlalu awam dalam menentukan elemen desain tersebut, kamu bisa menggunakan beberapa template ide cover foto LinkedIn atau menggunakan situs desain gratis seperti Canva.

Caranya, kamu dapat menggunakan template LinkedIn banner siap pakai yang tersedia di dalam Canva. Saat hendak merancang desain foto sampul nanti, kamu bisa manfaatkan fitur desain semaksimal mungkin agar hasilnya jadi makin ciamik. Fitur-fitur tersebut antara lain:

  • Judul dan subjudul
  • Logo brand atau foto diri profesional
  • Background, gunakan palet warna profesional, jelas, dan enak dilihat
  • CTA (Call to Action)
  • Motto brand atau skill unggulan kamu

Ide Cover Foto LinkedIn dari Beberapa Brand

Dari penjelasan sebelumnya, kamu tentu sudah memahami sedikit cara dan aturan khusus pembuatan foto sampul untuk LinkedIn. Jika masih bingung, kamu bisa menengok inspirasi foto sampul dari banyak akun maupun halaman brand bisnis lain yang ada di LinkedIn.

Untuk mempermudah pencarianmu, silakan simak beberapa ide foto cover LinkedIn untuk company profile maupun personal profile.

1. Squarespace

squarespace cover linkedin

Pernah mendengar nama brand ini sebelumnya? Squarespace merupakan sebuah brand populer yang menyediakan layanan website building untuk kepentingan personal maupun bisnis.

Brand ini menggunakan tampilan foto sampul menarik dan sangat merepresentasikan siapa mereka dan apa yang mereka tawarkan atau lakukan. Aspek identitas brand yang paling kentara dalam sebuah cover foto tersebut adalah penggunaan tema warna cokelat yang khas dan slogan perusahaan yang jelas. 

Tak lupa, mereka juga menambahkan beberapa potong gambar visual yang selaras dengan brand style ala Squarespace.

2. Samsung Electronic

samsung cover linkedin

Siapa sih yang tidak tahu dengan brand perangkat elektronik satu ini. Pasalnya, Samsung mampu menonjolkan citra brand mereka dengan konsep desain minimalis yang simple, elegan, dan mudah dipahami. Bahkan, konsep desain tersebut juga mereka terapkan pada foto sampul LinkedIn untuk menarik perhatian audiens.

Meskipun desainnya sederhana, Samsung berhasil menyampaikan pesan dan value brand secara efektif menggunakan warna-warna cerah untuk menonjolkan poin-poin penting dari brand tersebut. 

Jika tertarik, kamu juga bisa menjadikan konsep desain ini sebagai ide cover foto LinkedIn untuk brand kamu sendiri.

Baca Juga:   Cara Jitu Meningkatkan View Story Instagram, Mudah dan Cepat!

3. The Walt Disney Company

waltdisney cover linkedin

The Walt Disney Company atau biasa kita kenal sebagai Disney merupakan perusahaan dan media massa hiburan multinasional yang berasal dari Amerika Serikat. 

Industri ini tidak hanya menyajikan kumpulan animasi dan film-film menarik saja. Faktanya, Disney juga memberikan berbagai produk hiburan lain kepada masyarakat global mulai dari buku komik, TV program, amusement park, video games, dan masih banyak lagi.

Uniknya, foto sampul milik The Walt Disney Company juga menampilkan segala produk hiburan terpopuler milik mereka entah itu film, tayangan animasi, hingga taman hiburan dalam bentuk kolase foto menarik.

Tak ketinggalan, mereka juga memberikan slogan di bagian kiri kolase foto bertuliskan “Be Part of Story” untuk menambah nilai emosional cover foto tersebut.

4. Danica Nelson

person cover linkedin

Jika sebelumnya membahas tentang ide cover foto LinkedIn untuk company profile, sekarang giliran kita mengetahui contoh foto sampul dari brand personal profile. Untuk kasus ini, kita ambil akun LinkedIn milik seorang tokoh berpengaruh bernama Danica Nelson.

Menariknya, akun Danica Nelson menampilkan foto sampul super sederhana dan sangat applicable untuk kamu terapkan. Meski begitu, informasi yang tertuang dalam foto cover tersebut juga sangat jelas, gamblang, singkat, dan tetap elegan.

Danica Nelson hanya memberikan dua informasi penting di dalam foto sampulnya yakni nama dan pekerjaannya. Selain itu, ia juga menggunakan tema rona merah andalan yang sudah menjadi ciri khas yang dimiliki oleh brand personal tersebut.

Dari sini, kita bisa belajar bahwa warna juga bisa menjadi atribut branding sekaligus penggambaran citra brand yang khas, unik, dan identik dengan suatu entitas baik perorangan maupun perusahaan.


Sudah Siap Mengeksekusi Ide Cover Foto LinkedIn dengan Benar?

Setelah mengetahui faktor penting dan inspirasi foto sampul LinkedIn di atas, apakah kamu siap membuat foto cover menarik, informatif, dan profesional? Selain belajar dari artikel ini, kamu juga bisa menelusuri beberapa profil brand bisnis lain di LinkedIn sebagai referensi tambahan.


Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar social media influencer khususnya LinkedIn Influencer hanya di influencer101.id.

Baca juga:

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password