Cara Menjadi Editor Video Freelance, Lengkap untuk Pemula!

editor video freelance

Belakangan, editor video freelance memiliki peluang yang cukup tinggi.

Alasannya, salah satu bentuk konten marketing yang paling sering digunakan oleh hampir seluruh industri bisnis saat ini adalah video.

Nah, jika kamu tertarik menggeluti bidang pekerjaan ini tapi tidak tahu harus mulai dari mana, kamu berada di tempat yang tepat. Sebab, artikel ini akan membagikan tips dan cara menjadi editor video lepas untuk pemula. 

Apa Itu Editor Video Freelance?

Freelancer editor video adalah seorang pekerja lepas profesional yang memiliki tanggung jawab untuk mengambil rekaman video mentah dan mengeditnya.

Proses editing video ini umumnya dilakukan menggunakan prinsip-prinsip dasar pembuatan film, seperti mengedit footage, membuat cerita, animasi, dan elemen-elemen lainnya untuk membuat video yang menarik secara visual.

Keahlian yang Wajib Dimiliki Seorang Editor Video Freelance

Tidak sembarang orang bisa memulai karir sebagai editor video, karena pekerjaan ini membutuhkan keahlian dan keterampilan khusus.

Jika kamu tertarik ingin berkarir di bidang ini, maka harus memiliki keahlian berikut ini:

  1. Mampu mengoperasikan aplikasi video editing (After Effect, Premiere Pro, dan sebagainya).
  2. Memiliki kemampuan untuk merekam video.
  3. Memiliki ide yang kreatif.
  4. Dapat berkomunikasi dengan baik.
  5. Dasar negosiasi.

Kelima keahlian ini adalah hal dasar yang wajib dimiliki oleh seorang video editor lepas. Selain keahlian khusus di bidang editing, seorang pekerja lepas harus memiliki komunikasi dan kemampuan negosiasi yang baik.

Langkah Awal Menjadi Editor Video Freelance

Jika kamu serius ingin berkarir di bidang ini, maka ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan untuk memulai karir ini.

1. Mempelajari Ilmu Editing Video

Sebelum mulai membangun karir sebagai editor video, kamu perlu mempelajari ilmu-ilmu dasar tentang editing video.

Kamu bisa mempelajari hal tersebut dengan menonton video YouTube tentang tutorial editing video, cara merekam video dengan benar, membuat alur cerita, dan lain sebagainya.

Selain dari YouTube, kamu bisa ikut online course di Udemy, SkillShare, atau Coursera. Ketiga platform ini menyediakan banyak kelas mulai dari perfilman, membuat skrip, animasi, dan lain sebagainya. 

Menariknya, setelah menyelesaikan kelas, kamu bisa mendapatkan sertifikat yang bisa kamu cantumkan di CV dan profil LinkedIn. Sertifikat ini sangat berguna sekali untuk meningkatkan kredibilitas kamu sebagai video editor lepas.

2. Mempelajari Software Editing

Setelah mempelajari ilmu dasar tentang editing, langkah selanjutnya adalah mempraktikkan ilmu tersebut dengan menggunakan software.

Salah satu software editing yang paling sering digunakan oleh editor adalah Adobe Premiere Pro dan Adobe After Effect. Jadi, cobalah mempelajari kedua software tersebut.

3. Pertajam Skill di Tempat Magang

Sebelum memulai karir sebagai freelance, ada baiknya kalian mencari pengalaman kerja terlebih dahulu sebagai video editor intern.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hampir semua industri bisnis pasti menggunakan konten video sebagai media pemasaran mereka. Maka dari itu, peluang pekerjaan video editor menjadi sangat besar.

Selama menjadi karyawan magang, kamu akan mendapatkan ilmu praktik yang jauh lebih banyak. Kamu juga bisa berdiskusi dengan rekan kerja bagaimana cara membuat video yang menarik dan memahami prosedur pembuatan video dari pre-production hingga post-production.

4. Volunteer

Biar keterampilan editing kamu makin meningkat, kamu bisa tawarkan jasa video editing ke teman-teman atau keluarga kamu.

Bisa jadi, mereka sedang membutuhkan seorang video editor freelance untuk keperluan pernikahan atau bisnis kecil mereka. Mungkin proyek ini tidak akan menghasilkan uang, tetapi aktivitas ini akan meningkatkan kemampuan kamu dalam editing video dan menambah portofolio karya.

5. Tentukan Genre 

Setelah memiliki banyak pengalaman kerja, kamu pasti sudah menyadari jika kamu memiliki genre khusus yang kamu sukai. Entah itu film berdurasi panjang, stop motion, komersial, atau wedding.

Jika sudah, maka fokuslah untuk berlatih membuat dan mengedit video dengan genre tersebut untuk membangun portofolio kalian.

6. Buat Portfolio Online

Langkah ini sangat wajib banget kalian lakukan, karena klien pasti akan selalu bertanya portofolio kalian untuk mengukur seberapa baik hasil karya-karya yang sudah kalian buat.

Untuk membuat portofolio online sangat mudah. Kamu bisa mengandalkan media sosial, membangun website pribadi, atau menampilkan karya-karya kalian di Behance.

a. Media Sosial

Jika kamu tidak memiliki dana yang cukup untuk membangun sebuah website, maka kamu bisa mengandalkan media sosial untuk menampilkan hasil karyanya. 

Umumnya, media sosial yang sering digunakan oleh para editor video freelance untuk menampilkan karya mereka adalah Instagram, YouTube, dan TikTok. Ketiga platform tersebut dapat menampilkan gambar dan video yang sudah kamu buat. 

Menariknya, dari platform ini juga bisa mendapat respons baik dari audiens baik berupa likes, opini, dan sebagainya.

b. Website

Jika kamu ingin terlihat lebih profesional, maka bisa membangun sebuah website portofolio sendiri. Di website, kamu bisa menampilkan profil kamu secara detail, mulai dari identitas diri, keahlian, projek yang sudah pernah dibuat, dan lain sebagainya.

Selain berfungsi untuk menampilkan karya, kamu juga bisa memaksimalkan website dengan bantuan Google Ads untuk meningkatkan traffic. Semakin banyak audiens yang datang mengunjungi website kamu, semakin tinggi pula peluang mendapatkan klien.

c. Behance

Behance merupakan platform yang paling sering digunakan oleh para editor video freelance dunia untuk menampilkan hasil karya-karya mereka. Mulai dari graphic design, animasi, video komersial, dan lain sebagainya.

Satu hal yang menarik dari platform ini adalah ketika seseorang melihat karya yang kamu unggah, mereka dapat memberikan tanda “appreciate”  dan bahkan menawarkan kerja sama dengan kalian.

Namun, untuk bisa mencapai kesana, pastikan selalu update portofolio sesering dan sedetail mungkin karena klien akan menilai kinerja kamu dari situ.

7. Manfaatkan LinkedIn

LinkedIn adalah media sosial yang tepat jika kamu ingin mendapatkan klien pertama dengan mudah. Sebab, media sosial ini menjadi tempat pertama yang dikunjungi perusahaan untuk mendapatkan referensi saat ingin menyewa freelancer profesional.

Berikut cara mengoptimalisasi profil LinkedIn agar dapat ditemukan oleh perusahaan.

a. Sertakan Kata Kunci

Hal pertama yang wajib kamu perbaiki dari profil LinkedIn adalah “Headline.” Pastikan, headline yang ada di dalam profil LinkedIn kamu mencantumkan kata kunci yang tepat sesuai dengan pekerjaan yang kamu cari.

Karena kamu adalah seorang editor video lepas, maka bisa menggunakan kata kunci “Freelance Video Editor” di bagian headline profil LinkedIn. 

Jika masih merasa kurang, cobalah untuk menulis kata kunci yang sama di kolom pencari. Setelah itu, lihatlah bagian “people also searched for” di bagian bawah halaman. 

Di sana, kamu akan melihat beberapa kata kunci yang sering dipakai oleh pengguna lain untuk mencari freelancer. Kamu bisa ambil kata kunci tersebut dan cantumkan di profil LinkedIn. 

LinkedIn

b. Lengkapi Pengalaman Kerja dan Sertifikat

Selanjutnya, lengkapi pengalaman kerja dan kolom sertifikat di profil LinkedIn. Kedua bagian ini sangat penting karena hal yang pertama dilihat oleh klien adalah pengalaman kerja dan sertifikat yang kamu punya.

Menariknya, di LinkedIn kamu bisa mendeskripsikan tugas dan tanggung jawab dan hasil karya yang pernah kamu buat. Jadi, kamu bisa memanfaatkan fitur ini untuk memamerkan hasil pekerjaan kepada klien.

LinkedIn

8. Tawarkan Jasa di Situs Freelance

Saat ini, peluang untuk menemukan dan mendapatkan pekerjaan bisa dilakukan secara online. Hal yang perlu kamu lakukan hanya membuat akun di situs-situs freelance seperti FastWork, Fiverr, Upwork, dan Sribulancer.

Dari situs tersebut, kamu bisa mempromosikan layanan dan membuat tarif pekerjaan yang kamu inginkan.

Yuk, Berkarir sebagai Editor Video Freelance!

Jangan takut tidak mendapatkan klien pertama saat memulai karir sebagai editor video freelance.

Tetap bersabar dan terus perbarui portofolio, maka tak lama akan ada perusahaan yang tertarik bekerja sama denganmu.

Selain itu, pekerjaan freelance akan menguntungkanmu untuk berkarir sambil berkarya dengan lebih fleksibel.

Selamat mencoba!


Temukan inspirasi lainnya tentang social media influencer, blogger influencer dan influencer marketing hanya di influencer101.id

GRATIS, DAPATKAN ARTIKEL TERBAIK UNTUK WUJUDKAN BISNIS IMPIANMU.
DAFTAR SEKARANG!
Ingin tahu lebih lanjut, KoinWorks NEO mau kenalan sama kamu lebih dekat.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password