10 Pilihan CMS Terbaik Untuk Membuat Website Sendiri

cms terbaik untuk membuat website

Memang sekarang siapapun bisa membuat website dengan mudah saat ini. Tapi, tidak semua orang tahu platform CMS terbaik apa saja yang bagus untuk membuat website. Biar kamu tidak salah pilih, simak daftar CMS Terbaik 2022 berikut ini!


10 CMS Terbaik untuk Membuat Website 2022

1. WordPress

Jika kamu sering menjelajah dunia internet, pasti sering mendengar kata “WordPress”, bukan? WordPress adalah platform CMS terbaik yang menawarkan banyak keunggulan dan fitur-fitur yang bisa kamu modifikasi sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu keunggulan dari WordPress adalah:

  • Memiliki editor canggih untuk memformat konten dengan mudah.
  • Menawarkan pilihan penerbitan dan manajemen konten yang intuitif.
  • Memiliki ribuan plugin dan tema (gratis dan berbayar).
  • Memiliki komunitas yang besar di seluruh dunia.

Dibalik semua keunggulan tersebut, WordPress juga memiliki kelemahan, yaitu mengharuskan kamu untuk menggunakan banyak plug-in supaya fungsionalitas website sesuai dengan harapan. Meskipun begitu, WordPress tetap menjadi penyedia CMS yang baik dalam memberikan pengalaman blogging kepada para penggunanya.

2. HubSpot CMS

HubSpot CMS adalah penyedia layanan CMS untuk membuat website tanpa perlu pembaruan atau penyuntingan terus-menerus. CMS ini sangat sempurna untuk pemula karena tidak terlalu ribet sehingga pemula dapat mempublikasikan website mereka meskipun tidak memiliki pengetahuan teknis.

Kelebihan HubSpot CMS:

  • Meningkatkan engagement dengan mengandalkan email dan media sosial.
  • Memiliki layanan pelanggan 24/7 untuk memeriksa serangan dan menangani virus secara teratur.

Kekurangan HubSpot CMS:

  • Galeri terbatas untuk menyimpan plugin dan tema.
  • Tidak ada dukungan teknik secara langsung.

3. Drupal

Drupal adalah platform CMS terbaik yang memiliki kinerja dan keamanan yang lebih. Bahkan, Drupal tercatat memiliki lalu lintas web yang jauh lebih tinggi daripada platform CMS lainnya.

Drupal merupakan CMS yang dirancang khusus untuk pengembang web profesional atau perusahaan yang dapat menyewa pengembang. CMS ini sangat bagus untuk membuat website atau situs yang memiliki banyak data.

Baca Juga:   7 Tips dan Cara Mendapatkan Job Content Placement

Kelebihan Drupal:

  • Mudah menambah konten dan memiliki banyak pilihan.
  • Terdapat modul yang berbeda yang tersedia untuk ditambahkan ke situs (seperti plugin pada WordPress).
  • Tersedia layanan dukungan komunitas.
  • Manajemen penggunaan mudah.

Kekurangan Drupal:

  • Tidak ramah untuk pemula karena sulit untuk mengubah tampilan situs.
  • Sebagian besar website dari Drupal memiliki tema khusus yang dirancang oleh para pengembang dan biasanya tema tersebut sangat mahal.

4. WIX

Wix adalah platform CMS yang populer sama seperti WordPress. Ini berarti, Wix memiliki sistem pembuatan website yang ramah pemula sehingga siapapun dapat membuat website sendiri. Menariknya, Wix juga menyediakan paket gratis sehingga pengguna dapat mencoba CMS ini terlebih dahulu sebelum berlanggan.

Kelebihan Wix:

  • Menggunakan sistem drag and drop yang memudahkan pengguna untuk menyunting tampilan website.
  • Memiliki banyak template responsive siap pakai.
  • Bisa menambahkan banyak aplikasi ke website Wix (sama seperti plugin pada WordPress).

Kekurangan Wix:

  • Setelah memilih template, pengguna tidak bisa menggantinya dengan template baru.
  • Tidak dapat menggunakan fitur eCommerce kecuali menggunakan paket berbayar.
  • Jika menggunakan paket gratis, website Anda akan memiliki nama domain dengan merek Wix.

5. Magento

Magento juga termasuk salah satu platform eCommerce terbaik yang memiliki fokus pada keamanan, SEO (search engine optimization), dan penyesuaian untuk mengoptimalkan situs eCommerce. 

Kelebihan Magento:

  • Dapat mengelola banyak toko di berbagai lokasi, menggunakan bahasa dan mata uang yang berbeda-beda.
  • Konten responsif terhadap perangkat mobile.

Kekurangan Magento:

  • Sistem pengaturan di awal yang cukup rumit
  • Menyunting tampilan, desain, dan daftar produk yang memakan waktu.

6. Joomla

Pertama kali rilis pada tahun 2005, Joomla menjadi CMS open-source terbaik yang mendukung 2% dari semua website. Platform ini menyediakan layanan CMS secara gratis, namun kamu harus memiliki hosting dan domain terlebih dahulu.

Baca Juga:   12 Perbedaan Blog dan Website yang Harus Kamu Tahu

Dibandingkan dengan CMS sebelumnya, Joomla menawarkan banyak fitur canggih yang sangat ideal untuk para pengembang. Jadi, ini bukan CMS terbaik untuk para pemula yang baru belajar membuat website sendiri.

Keunggulan Joomla:

  • Memberikan fleksibilitas dan banyak pilihan untuk penggunanya.
  • Meskipun dirancang untuk pengembang, kamu tetap bisa menggunakan CMS ini tanpa menyentuh satu baris kode untuk mengedit konten.
  • Seperti WordPress, HubSpot dan Drupal, Joomla memiliki dukungan komunitas yang cukup besar.
  • Dapat menggunakan Joomla untuk menjalankan eCommerce.

Kekurangan Joomla:

  • Meskipun memiliki banyak pengguna dan penggemar, mereka tetap menyatakan bahwa Joomla adalah CMS yang rumit.
  • Adanya kemungkinan untuk menyewa pengembang tambahan untuk melengkapi kebutuhan website kamu.
  • Tidak seperti WordPress yang memiliki ekstensi tambahan seperti plugin dan tema yang banyak.

7. Concrete5

CMS terbaik 2022 selanjutnya adalah Concrete5 yang merupakan perangkat lunak open-source yang dirancang untuk pengguna yang memiliki pengetahuan teknis minimal. Concrete5 menawarkan sistem drag-and-drop yang memudahkan penggunanya untuk kustomisasi tampilan website. Selain itu, manajemen CMS ini terbilang cukup ramah dan aman, sehingga cocok untuk pemula hingga pengembang

Kelebihan Concrete5:

  • Tampilan antarmuka yang ramah dengan gaya editor yang fleksibel.
  • Memiliki alat SEO bawaan.

Kekurangan Concrete 5:

  • Tidak memiliki dukungan komunitas pengembang.
  • Tidak memiliki penyimpanan otomatis saat melakukan perubahan tampilan website.

8. Ghost

Ghost adalah platform CMS terbaik yang dirancang khusus untuk blogger. Platform Ghost biasa sering digambarkan sebagai “CMS tanpa kepala” yang berarti bahwa platform ini tidak memaksa konten dikirimkan dengan cara tertentu.

Jadi, konten yang kamu buat dapat ditampilkan di website, tetapi juga dapat dikirim ke aplikasi seluler atau platform lainnya. Tapi, jika kamu bukan seorang pengembang website, hal ini tidak menjadi masalah untuk kamu.

Kelebihan Ghost:

  • Kamu bisa menurunkan ukuran teks dengan memformatnya di editor.
  • Memiliki konten editor yang menggunakan kartu. Sistem ini kurang lebih sama seperti editor blok pada WordPress.
  • Terdapat dukungan hebat untuk SEO (search engine optimization) sehingga kamu tidak perlu menambah plugin khusus.
  • Ghost dirancang untuk membebankan biaya konten kepada orang lain. Ini berarti, jika kamu ingin mempublikasi majalan atau berita online, orang lain harus mengeluarkan uang untuk bisa membaca konten kamu.
Baca Juga:   Apa itu Bounce Rate? Pengertian dan Cara Mengoptimasinya

Kekurangan Ghost:

  • Tidak menawarkan fleksibilitas dan kekuatan yang sama dengan WordPress.
  • Memiliki sistem langganan berbayar untuk pembaca website.

9. Blogger

Jika kamu pengguna aktif internet, pasti sudah tahu platform yang satu ini, bukan? Blogger merupakan platform CMS gratis yang disediakan oleh Google. Blogger ini memang dirancang khusus untuk blogging.

Kamu bisa menggunakan platform ini secara gratis, namun domain kamu akan memiliki nama merek blogspot. 

Kelebihan Blogger:

  • Mudah digunakan dan dapat membuat blog dalam hitungan menit.
  • Ada banyak aplikasi yang bisa kamu tambahkan ke dalam blog secara gratis.
  • Blog kamu di hosting oleh Google, ini berarti kamu tidak perlu menginstal, memperbarui, atau membayar hosting.
  • Menawarkan banyak ruang dan tidak ada batasan berapa banyak posting yang bisa kamu unggah dalam satu blog.

Kekurangan Blogger:

  • Blogger bukanlah platform CMS terbaik untuk membuat eCommerce.
  • Memiliki tema terbatas, tetapi kamu bisa memodifikasi, dan tidak dapat membuat tema sendiri.
  • Jika ingin beralih ke WordPress, kamu harus mengekspor postingan secara manual.

10. Contentful

Contenful adalah content management system tanpa kepala yang berarti konten yang kamu unggah tidak dilampirkan di halaman web. Contenful menggunakan sistem Antarmuka Pemrograman Aplikasi (API) untuk menyajikan konten sebagai data.

Kelebihan Contentful:

  • Mudah beradaptasi dengan semua platform digital.
  • Fleksibel dengan berbagai jenis konten.

Itulah sekumpulan rekomendasi CMS untuk membuat website yang bisa dicoba. Jadi, kapan mau coba buat website menggunakan CMS?


Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar influencer, blogger influencer, marketing influencer, social media influencer, dan masih banyak lagi hanya di influencer101.id.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password