Cara Memilih Influencer yang Tepat untuk Brand: 5 Poin Utama

Cara Memilih Influencer yang Tepat Untuk Brand

Cara memilih influencer yang tepat sangatlah penting bagi pebisnis modern. Euforia digital marketing bukannya tanpa sebab. Sudah banyak data yang membuktikan satu kesimpulan serupa: ranah digital adalah lahan pemasaran utama era ini.

Apalagi di situasi pandemi dimana masyarakat lebih banyak berdiam diri di rumah dan meluangkan lebih banyak waktu untuk online. 

Peluang pemasaran digital harus dimaksimalkan dengan strategi matang. Salah satunya dengan dukungan influencer yang ampuh mendongkrak posisi brand kamu dalam waktu singkat.

Ketika dihadapkan pada opsi influencer, banyak pebisnis dan pelaku pemasaran yang kerap mengalami kebingungan. Pertanyaannya sederhana: siapa yang harus saya ajak bekerja sama?

Di artikel ini, kita akan menjawab pertanyaan tersebut dengan 5 poin pertimbangan utama.


5 Cara Memilih Influencer yang Tepat untuk Brand

Jasa influencer merupakan salah satu opsi dalam digital marketing. Efektivitasnya cukup bisa diandalkan daripada opsi lain, terutama dari segi kecepatan dan kemudahan. Namun tentu saja, ada pertimbangan-pertimbangan lain yang tidak boleh kamu abaikan.

1. Pilih Influencer yang Sesuai dengan Budget Kamu

Budget selalu menjadi salah satu faktor utama dalam setiap kegiatan bisnis, begitu juga dalam memilih influencer. Kalau ingin hasil maksimal, return harus lebih besar dari cost. Kalkulasi ini pula yang harus jadi patokan dalam digital marketing.

Untungnya, dari segi biaya, cara memilih influencer yang tepat saat ini tidaklah sulit. Banyak influencer yang menawarkan biaya endorsement miring. Semua tergantung berapa besar budget yang bisa kamu siapkan.

Prinsip “ada harga, ada barang” tetap berlaku. Semakin tinggi popularitas dan reputasi seorang influencer, semakin mahal pula harganya. Sesuaikan saja dengan skala brand kamu dan target yang hendak kamu capai.

Baca Juga:   Manfaat Menjadi Influencer Yang Perlu Kamu Ketahui

Untuk bisnis berskala nasional atau lebih tinggi, ada selebriti papan atas yang siap memperkenalkan brand kamu pada penggemar mereka. 

Banyak juga influencer yang fokus pada bidang-bidang tertentu seperti fashion, kuliner, game, travel, dan masih banyak lagi. Bahkan setiap kota di Indonesia punya influencer lokal yang siap membantu bisnis kecil dan UMKM untuk mengembangkan usaha.

Jadi langkah pertama adalah menentukan budget untuk influencer, kemudian mencari sosok yang tepat sesuai budget tersebut.

Baca juga: Tips Sukses Menjalankan Influencer Marketing untuk Bisnis

2. Tentukan Channel / Platform yang Ingin Digunakan

Cara memilih influencer yang tepat selanjutnya adalah menentukan channel pemasaran. Yang paling populer saat ini adalah platform sosial media seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

Setiap platform pun punya ciri khas yang berbeda. Instagram lebih fokus pada foto, YouTube terkenal sebagai gudang video, dan TikTok semakin booming dengan mini videonya. Tidak hanya perbedaan format konten, channel sosial media juga punya plus dan minus masing-masing.

Sebelum menganalisis karakteristik platform, yang terpenting adalah mencari tahu dimana target market kamu berkumpul. 

Bayangkan seandainya kamu bisa mengumpulkan semua target pembeli di dalam satu ruangan. Kemudian kamu minta mereka untuk mengisi sebuah kuesioner singkat tentang platform sosial media favorit mereka.

Dari hasil tersebut, kamu akan mendapatkan kesimpulan tentang channel sosmed mana yang harus kamu pilih. Agar keputusanmu akurat, kamu bisa mencoba melakukan pengumpulan data secara online. Bila perlu, berikan insentif khusus pada partisipan, misalnya kupon diskon atau undian berhadiah.

Kalau kamu sudah tahu tempat ‘nongkrong online’ calon konsumen, lanjutkan dengan menganalisis channel tersebut. Apa kelebihan dan kekurangannya, bagaimana teknik marketing di sana, berapa banyak kompetitor yang bersaing di dalamnya, dan lain-lain.

Hasil akhir dari semua proses di atas adalah menentukan di channel mana kamu akan memperkenalkan brand dan produk.

3. Perhatikan Engagement Rate dan Followers Influencer

Setelah memutuskan budget dan channel, sekarang waktunya untuk menyeleksi influencer. Sebelumnya kamu harus memahami indikator penilaian sebagai bagian dari cara memilih influencer yang tepat.

Baca Juga:   Tren Influencer Marketing di Tahun 2021 untuk Pebisnis dan Marketer

Poin ini punya korelasi erat dengan poin sebelumnya. Kamu sudah tahu bahwa tiap platform pasti punya ciri khas, begitu juga dalam hal penilaian influencer. Indikator untuk menilai engagement rate tidaklah sama di setiap platform.

Perhatikan beberapa contoh indikator engagement rate di bawah ini:

  • Website: scroll depth, durasi kunjungan, jumlah tampil halaman, bounce rate, dan share
  • Facebook: reaksi (termasuk like), komentar, klik, dan share
  • Instagram: like dan komentar
  • Twitter: like, komentar, dan retweet
  • YouTube: views, komentar, dan share
  • TikTok: like, komentar, dan share

Semakin tinggi engagement rate seorang influencer, semakin tinggi hasil yang akan kamu dapat, semakin mahal pula harganya. Kembali lagi ke prinsip awal: ada uang ada barang.

Selain engagement, indikator lain yang tidak kalah penting adalah jumlah followers. Ini adalah jumlah orang yang mengikuti influencer tersebut. Di YouTube kita menyebutnya dengan istilah subscribers, sedangkan di LinkedIn disebut dengan connections. Channel lain tentu punya nama yang berbeda untuk menyebutnya.

Sama seperti engagement, semakin banyak followers yang influencer miliki, semakin besar target pasar yang bisa kamu raih, semakin mahal harganya. 

Bersikaplah jeli dalam mengukur jumlah followers karena sekarang banyak jasa followers instan. Jumlah followers tidak selalu mencerminkan popularitas seseorang, kecuali bila disertai dengan engagement rate yang sama tingginya.

Baca juga: Cara Melakukan Brief yang Benar untuk Influencer

4. Pastikan Influencer Relevan dengan Brand Kamu

Tiap influencer punya fokus bidang yang berbeda. Cara memilih influencer yang tepat harus memperhatikan relevansi influencer dengan brand yang kamu bangun. Kuncinya, kedua pihak sebaiknya bergerak di bidang yang sama.

Agar lebih familiar, mari kita ambil contoh di skala nasional. Produk olahraga dan kesehatan kerap menggunakan jasa influencer dari kalangan atlet seperti Bambang Pamungkas. 

Baca Juga:   Tips Sukses Menjadi Social Media Influencer di Indonesia

Produk fashion dan kosmetik mengandalkan influencer cantik seperti Anya Geraldine. Sedangkan flagship gaming seperti Asus ROG dan TUF bekerja sama dengan para YouTuber yang dominan di YouTube, contohnya seperti Jess No Limit.

Selesaikan poin ini dalam 2 langkah: 

  • Brand kamu bergerak di bidang apa?
  • Siapa influencer yang populer di bidang tersebut?

Cukup jawab 2 pertanyaan di atas, kamu akan mendapatkan daftar influencer untuk diseleksi berdasarkan engagement rate dan jumlah followers seperti yang kita bahas di poin 3. Tunggu, jangan langsung menyimpulkan, ada satu bahan penilaian lagi yang tidak kalah penting.

5. Perhatikan Track Record dari Influencer

Engagement rate dan followers adalah faktor untuk menilai kualitas influencer di suatu channel pada detik tersebut. Kalau kamu ingin menggunakan jasa influencer, pertimbanganmu harus lebih luas. Perhatikan juga rekam jejak atau track record mereka.

Tahap ini bisa kamu lakukan dengan searching informasi di Google. Cukup tulis nama influencer yang hendak kamu pelajari, kamu akan mendapatkan daftar topik yang berhubungan dengan influencer tersebut.

Ingat, dalam konteks bisnis, populer saja tidak cukup. Apapun yang terjadi pada influencer dan apapun yang mereka lakukan akan berimbas pada bisnis kamu. Kalau mereka punya track record dan reputasi yang bagus, brand kamu juga akan tumbuh positif. Begitu juga sebaliknya.

Jangan terburu-buru. Luangkan waktu untuk mencari tahu track record influencer yang akan kamu pilih.

Baca juga: Apa itu Influencer Marketing, Beserta Manfaat, dan Contoh Strategi


Siap Eksekusi Cara Memilih Influencer yang Tepat untuk Brand?

Dunia maya semakin ramai. Pasar digital adalah lahan hijau untuk pemasaran masa kini dan akan semakin hijau di masa depan. 

Jangan sia-siakan kesempatan untuk membangun brand awareness dan engagement selagi potensi market sedang subur-suburnya. Setelah memahami cara memilih influencer yang tepat, apakah kamu siap untuk mencobanya?


Dapatkan berbagai informasi terbaru seputar berita influencer dan influencer marketing hanya di influencer101.id.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password