Cara Membuat WhatsApp Bisnis dengan Mudah

Cara Membuat WhatsApp Bisnis dengan Mudah

Hadirnya WhatsApp Bisnis sejak tahun 2018 tentu dapat membantu para pelaku bisnis untuk melakukan komunikasi dengan konsumen secara efektif dan terorganisir. Sebagai contoh, para calon konsumen dapat bertanya soal barang yang akan mereka beli pada penjual sebelum melakukan transaksi. 

Untuk berkomunikasi dengan penjual, konsumen cukup menggunakan WhatsApp biasa. Terlebih mayoritas masyarakat Indonesia juga menggunakan WhatsApp sebagai sarana komunikasi. Namun, ada banyak perbedaan WhatsApp bisnis dan WhatsApp biasa yang sangat bermanfaat bagi penjual. Lalu, bagaimana cara membuat WhatsApp Bisnis dan apa saja fitur yang mendukung para pebisnis? Simak selengkapnya di bawah ini!

7 Cara Membuat Whatsapp Bisnis

WhatsApp Bisnis adalah aplikasi pesan instan yang didesain pengembang bagi para pelaku bisnis terutama UMKM. Simak langkah di bawah ini untuk mengetahui cara membuat akun WhatsApp Bisnis untuk kebutuhan bisnismu.

1. Daftar Pengelola Bisnis dan Selesaikan Verifikasi Bisnis

daftar pengelola bisnis

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah mendaftarkan Pengelola Bisnis melalui business.facebook.com dan pastikan kamu memiliki akun Facebook pribadi terlebih dahulu agar identitas terkonfirmasi. Meskipun bersifat opsional, alangkah baiknya untuk dilakukan terutama bagi bisnis online karena mempermudah kegiatan transaksi maupun komunikasi. Klik Buat Akun dan akan muncul tampilan seperti ini.

buat akun pengelola bisnis

Lengkapi nama bisnis, nama pengelola, dan alamat email bisnis. Jika sudah kamu lengkapi, ikuti proses selanjutnya yang akan memintamu untuk mengisi kolom lainnya mengenai bisnismu. Selesaikan verifikasi bisnis agar kamu bisa membuat akun WhatsApp Bisnis melalui menu Pengelola Bisnis dan klik Akun WhatsApp di Pengaturan Bisnis Anda.

2. Unduh Aplikasi WhatsApp Bisnis

unduh aplikasi whatsapp bisnis

Setelah bisnismu terverifikasi, buka aplikasi Play Store di Android atau App Store di iOS. Selanjutnya, pada ketik Whatsapp Business pada kolom pencarian. Hasil pencarian muncul dan klik Install pada aplikasi WhatsApp Business. Play Store atau App Store akan mengunduh aplikasi WhatsApp Business pada ponselmu.

Baca Juga:   Strategi Digital Marketing Yang Perlu Kamu Coba Saat Ini

3. Baca Ketentuan Layanan

Setelah terunduh, klik aplikasi dan akan muncul Tinjau Ketentuan Layanan WhatsApp Bisnis. Pastikan kamu memahami mengenai ketentuan layanan agar tidak terjadi keliru di masa depan. Jika kamu baca, klik Setuju dan Lanjutkan. Dalam Bahasa Inggris, ketentuan layanan tersebut disebut dengan istilah Terms of Service.

4. Masukkan Nomor Telepon

masukkan nomor telepon

Setelah kamu klik Setuju dan Lanjutkan, kamu akan diminta untuk memasukkan nomor telepon yang akan kamu daftarkan. Pilih kode nomor Indonesia (+62) lalu ketik nomor ponselmu di kolom yang tersedia. Jika sudah, klik Selesai atau Lanjut. Kemudian, WhatsApp Bisnis akan mengirimkan 6 digit kode pendaftaran melalui panggilan telepon atau SMS. Masukkan kode pendaftaran pada kotak yang tersedia.

Bila kamu sudah memiliki akun WhatsApp dan ingin mengubahnya menjadi akun bisnis, maka akan ada pilihan untuk transfer akun dari nomor yang kamu gunakan pada akun biasa. Pastikan ponselmu dalam keadaan aktif sampai proses transfer akun selesai. Jika WhatsApp Bisnis meminta kamu untuk memulihkan cadangan, klik Lanjutkan atau Pulihkan.

5. Mengizinkan Akses ke Foto dan Kontak

mengizinkan akses ke foto dan kontak

Setelah nomor terdaftar dan terverifikasi, maka akan muncul tampilan yang serupa dengan gambar di atas. WhatsApp Bisnis akan meminta izin untuk dapat mengakses kontak dari buku alamat telepon agar dapat terbaca siapa saja kontak yang ada. Selain itu, WhatsApp Bisnis juga akan meminta akses foto, video atau file untuk menunjang kebutuhan aplikasi seperti foto profil atau membuat katalog.

6. Lengkapi Profil Akun Bisnis

lengkapi profil dan akun bisnis

Setelah kamu mengizinkan akses tersebut, selanjutnya akan muncul tampilan yang mirip dengan gambar di atas. WhatsApp Bisnis akan meminta kamu untuk melengkapi profil akun bisnis. Untuk melihat selengkapnya, klik menu Profil bisnis. Mulai dari nama, kategori, foto profil, alamat, email, hingga jam operasional bisnis bisa kamu lengkapi seperti di bawah berikut.

informasi bisnis saat membuat whatsapp bisnis

Kelengkapan profil bisnis kamu sangat membantu para calon konsumen untuk mengetahui detail dan informasi mengenai bisnis yang kamu miliki. Terutama informasi tentang jam operasional agar mereka dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menghubungimu.

Baca Juga:   Youtuber Gaming Indonesia Paling Terkenal Saat Ini, Mana Favoritmu?

7. Menjelajahi Fitur WhatsApp Bisnis

Jika profil sudah lengkap, kamu bisa memulai chat atau menjelajahi fitur aplikasi WhatsApp Bisnis yang dapat menunjang kebutuhanmu sebagai pelaku bisnis. Fitur tersebut terdapat pada menu Fitur bisnis yang terdapat pada Pengaturan di iPhone atau Opsi lainnya di Android.

Fitur WhatsApp Bisnis

Setelah membaca cara membuat WhatsApp bisnis, sekarang saatnya kamu mengenal fitur-fitur bermanfaat bagi para pebisnis di dalam aplikasi. Seperti yang sudah kamu lihat pada poin terakhir di atas, kamu bisa melihat semua fitur tersebut di menu Fitur Bisnis. Meskipun demikian, fitur unik lainnya tidak hanya terbatas pada fitur yang terdapat pada menu tersebut. Berikut adalah fitur unggulan dari WhatsApp Bisnis.

1. Profil Bisnis

Fitur yang pertama adalah profil bisnis yang memuat informasi lengkap mengenai bisnismu. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, profil bisnis terdiri dari nama, alamat, kategori bisnis, email, hingga jam operasional. Konsumen dapat melihat informasi secara lengkap ketika mengunjungi profil bisnis.

Pada profil akun bisnis, kamu bisa menambahkan halaman Facebook atau Pengelola Bisnis yang sudah kamu daftarkan terlebih dahulu, juga menambahkan Instagram. Untuk mengatur profil bisnis, klik Opsi Lainnya dan pilih menu Setelan. Pada bagian paling atas terdapat pilihan Profil Bisnis.

2. Katalog

Selanjutnya, WhatsApp Bisnis memiliki fitur katalog yang sangat berguna untuk menampilkan produk yang kamu tawarkan di profil bisnis kamu. Cara kerjanya kurang lebih seperti etalase produk digital, sehingga konsumen lebih mudah untuk melihat produk apa saja yang kamu tawarkan.

Tidak hanya mengunggah foto produk, kamu juga dapat memberikan keterangan, deskripsi, hingga harga produk. Dalam satu akun, fitur katalog dapat menampilkan sampai dengan 500 foto. Bahkan kamu juga dapat mencantumkan tautan menuju toko online di katalog. Sama seperti fitur profil, kamu bisa mengaturnya melalui menu Setelan.

3. Statistik Pesan

Sesuai namanya, fitur statistik ini adalah fitur yang menyajikan data pesan yang diterima, dibaca, terkirim, dan tersampaikan. Data tersebut membantu kamu untuk memahami pengalaman dan keterlibatan konsumen bagi analisis bisnis. Selain itu, data tersebut juga dapat mengukur performa kinerja komunikasi dengan konsumen.

Baca Juga:   7 Cara Meningkatkan Open Rate Email dalam Strategi Marketing

4. Tautan Pendek

Fungsi tautan pendek adalah untuk mempermudah konsumen dalam memulai percakapan dengan kamu. Konsumen yang membuka tautan tersebut melalui browser maka mereka akan menuju halaman website berisi informasi bisnis kamu. Kemudian, mereka dapat membuka chat dengan akun bisnismu melalui tombol Lanjutkan ke Chat.

5. Fitur Perpesanan

Paling bermanfaat bagi para pelaku bisnis adalah fitur perpesanan yang terdiri dari tiga macam. Berikut adalah macam-macam fitur perpesanan beserta penjelasannya.

  • Away Message atau Pesan di Luar Jam kerja merupakan fitur yang akan membantu akunmu membalas pesan dari konsumen dan memberi informasi kapan akan buka kembali.
  • Greeting Message atau Salam adalah fitur yang akan menyapa dengan konsumen baru.
  • Quick Replies atau Balas Cepat adalah fitur yang sering digunakan oleh para pemilik WhatsApp Bisnis. Fitur tersebut akan langsung membalas pesan dari konsumen atau menjawab pertanyaan yang sering diajukan.

6. Label

Fitur lainnya yang membuat pekerjaan kamu lebih efisien adalah fitur Label. Fitur tersebut dapat membantu kamu mengorganisasi kategori chat seperti Pelanggan baru atau Pelanggan lama dengan menggunakan label berwarna atau nama yang berbeda. Dengan begitu, isi pesan masuk akan jauh lebih rapi dan mudah untuk mencari kategori tertentu.

7. Lencana atau Centang Hijau

Setelah WhatsApp Bisnis kamu terverifikasi terutama melalui Pengelola Bisnis yang terdapat pada Meta for Business, maka akun kamu akan memiliki lencana hijau atau centang hijau di samping nama akun. 

Hadirnya lencana hijau tersebut menunjukkan bahwa bisnismu sudah terverifikasi sehingga terlihat lebih profesional. Konsumen juga dapat melihat nama bisnismu meskipun mereka tidak menyimpannya ke dalam kontak.

Sudah Siap Membuat WhatsApp Bisnis?    

Sampai juga di penghujung artikel mengenai cara membuat WhatsApp Bisnis. Seperti yang sudah kamu baca, untuk mendapatkan akun yang lebih profesional alangkah baiknya untuk mendaftarkan bisnismu terlebih dahulu melalui Meta for Business. Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika kamu mendaftarkannya terlebih dahulu sebagai Pengelola Bisnis. Tak lupa manfaatkan juga fitur-fitur yang ada di WhatsApp Bisnis untuk mempermudah pekerjaanmu!

Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar influencer, marketing influencer, social media influencer, dan lainnya hanya di influencer101.id.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password