Begini Cara Kerja Algoritma TikTok. Wajib Tahu!

Cara Kerja Algoritma TikTok

Perkembangan media sosial di masa sekarang membuat banyak orang berbondong-bondong membuat karya untuk menyalurkan hobi, bakat, berjualan bahkan atau hanya iseng semata. Beragam platform sosial media bermunculan dan meramaikan dunia maya.

Salah satunya adalah TikTok yang sedang naik daun hingga digunakan lebih dari 700 juta pengguna di seluruh dunia. Beragam konten bertebaran mulai dari hiburan, edukasi, motivasi, dance hingga konten jualan yang dikemas dengan menarik.

Namun tak sedikit dari jutaan pengguna ini yang kontennya jarang sekali masuk FYP. Hal ini sangat mungkin terjadi karena para pengguna tersebut enggan mempelajari cara kerja algoritma TikTok.

Meskipun tidak ada resep ajaib, dengan memahami cara kerja algoritma TikTok dapat membantu video kamu masuk FYP. Dari keresahan tersebut artikel ini akan membahas tuntas mengenai cara kerja algoritma TikTok.


Apa Itu Algoritma TikTok?

Mungkin sebagian dari kamu masih bingung dan tidak tahu mengenai algoritma TikTok. Sebenarnya kata algoritma sendiri berarti perhitungan atau operasi pemecahan masalah yang sering dipakai pada perhitungan komputer.

Algoritma TikTok merupakan perhitungan dan prediksi sistem rekomendasi yang menentukan video mana yang akan FYP. Perhitungan rekomendasi ini membuat FYP untuk setiap pengguna bahkan dari setiap waktu ke waktu pasti berbeda-beda sesuai preferensi video yang tayang.

Aliran video yang disesuaikan dengan minat pengguna, memudahkan setiap pengguna untuk menemukan konten dan atau seleb TikTok yang disukai. Dengan mempelajari algoritma TikTok mampu meningkatkan peluang video yang kamu buat selalu muncul di FYP jutaan pengguna TikTok. 

Bagaimana Cara Kerja Algoritma TikTok?

Jutaan pengguna pasti merasa bingung terkadang kualitas video yang muncul di berkamu adalah video dengan kualitas yang kamu rasa memiliki nilai dibawah rata-rata. Namun sering muncul di FYP kamu. 

Sedangkan bagi para konten kreator yang membuat video yang berkelas terkedang juga dibuat geram karena video yang di buat susah payah kalah dengan video diatas. Hal ini sering terjadi karena kreator belum mengerti algoritma TikTok yang cukup berbeda dengan algoritma pada platform lain.

Platform sosial ini awalnya merahasiakan algoritma yang digunakan. Memang masuk akal, karena sistem rekomendasi adalah teknologi eksklusif yang dapat membantu dan membuat setiap jejaring sosial menjadi lebih unik.

Baca Juga:   Cara Mendapatkan Verified TikTok, Berikut Syarat dan Ketentuannya.

Karena algoritma adalah alasan utama sebuah platform jejaring sosial dapat menarik minat pengguna dan membuat pengguna tetap setia pada platform tersebut. Senjata ini yang dipegang teguh oleh beberapa platform seperti halnya TikTok

Bahkan TikTok sendiri merancang khusus algoritma agar spammer dan karakter kreator lainnya dapat memainkan dan juga memanfaatkan algoritma untuk mendapatkan lebih banyak perhatian daripada yang pantas mereka dapatkan.

Namun, karena banyak pengguna menjadi lebih skeptis tentang cara kerja algoritma TikTok, timbul beberapa spekulasi yang muncul dari sebagian besar platform telah mengungkapkan cara kerja dasar algoritma mereka.

Cara kerja algoritma Tiktok pada dasarnya hampir mirp dengan sistem open social network. Di mana dalam sistem ini, pengguna dapat menikmati berbagai rekomendasi unggahan pengguna lain yang kontennya tidak dibuat private.

Untungnya, itu berarti kita sekarang mengetahui beberapa sinyal atau kisi kisi utama untuk algoritma TikTok dari para pemerhati ahli dan juga pengamat yang telah menekuni dunia TikTok sebelumnya. Berikut beberapa di antaranya.

1. Interaksi Pengguna

Seperti halnya algoritma Instagram, algoritma TikTok juga didasarkan pada rekomendasi interaksi antara pengguna dengan konten di aplikasi. Interaksi seperti apa, sih? Yaitu interaksi apa pun yang menunjukkan jenis konten yang disukai maupun yang tidak disukai pengguna.

Rekomendasi video FYP didasarkan pada beberapa hal, di antaranya:

  • Akun mana yang kamu ikuti
  • Kreator yang kamu follow
  • Komentar yang kamu posting
  • Konten video yang kamu sukai atau bagikan di aplikasi
  • Video yang telah kamu tambahkan ke daftar favorit
  • Konten video yang kamu tandai sebagai “Tidak Tertarik”
  • Video yang kamu laporkan sebagai tidak pantas
  • Video yang lebih panjang yang kamu tonton sampai akhir (alias tingkat penyelesaian video)
  • Jenis konten yang kamu buat di akun Kamu sendiri 

2. Informasi video

Jika algoritma interaksi pengguna didasarkan pada cara kamu berinteraksi dengan pengguna lain di aplikasi, algoritma informasi video didasarkan pada konten yang cenderung kamu cari di tab Search

Bisa berupa sound, hashtag, efek, maupun topik yang sedang trending.


Pengaturan Perangkat dan Akun

Algoritma TikTok untuk mengoptimalkan kinerja juga terletak pada setting perangkat dan akun kamu. Namun, karena itu didasarkan pada pilihan pengaturan satu kali daripada keterlibatan pengguna secara aktif, kedua hal itu tidak memiliki banyak pengaruh pada apa yang kamu lihat di platform.

Baca Juga:   Cara Download Video di TikTok Tanpa Tools, Dijamin Anti Ribet!

Beberapa pengaturan perangkat dan akun yang termasuk dalam algoritma TikTok antara lain:

  • Pilihan Bahasa
  • Pengaturan negara (kamu mungkin lebih cenderung melihat konten dari orang-orang di negara kamu sendiri)
  • Jenis perangkat seluler
  • Kategori minat yang kamu pilih saat mendaftar sebagai pengguna baru

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Algoritma TikTok

Sudah paham bagaimana cara kerja algoritma TikTok? Setelah kamu memahaminya, hal tersebut bisa bermanfaat bagi Kamu. Entah kamu seorang TikTok creator, bisnis, atau brand ambassador, kamu dapat ‘mengelola’ dan mengatur konten kamu untuk mendapatkan lebih banyak komentar, like, dan tayang.

Apabila kamu memiliki lebih banyak jumlah penayangan, tentu kamu dapat menarik lebih banyak audiens dan ‘mempromosikan’ brand kamu. Setidaknya ada 6 faktor berbeda yang akan mempengaruhi algoritma. Apa saja? Mari simak penjelasannya berikut ini!

  • Hashtag 

Hashtag merupakan suatu kata kunci yang dieja tanpa memakai spasi dan di bagian depannya ditambahkan tkamu pagar (tagar). Fungsinya adalah untuk mengelompokkan atau mengklasifikasikan konten. Umumnya, digunakan pada postingan berupa foto, teks, video, maupun event.

Hashtag mungkin bukan faktor utama yang menentukan keberhasilan atau viralnya suatu konten. Namun, hashtag dapat membantu kamu menemukan tagar yang sedang tren – serta memeriksa kinerja tagar. 

Jika Kamu ingin tahu yang sedang tren atau populer, cukup cari ikon api yang terletak di sebelah tagar. Nah, TikTok memungkinkan pengguna belajar tentang tagar, serta tampilan yang didapat setiap tagar. Contoh paling umum adalah #fyp, #family, atau #pets, dan masih banyak lagi hashtag konten yang bisa kamu gunakan.

Jika kamu ingin melibatkan brand kamu dengan lebih baik, lakukan riset tentang tagar apa yang sedang tren. Lalu pikirkan bagaimana caranya agar kamu dapat memasukkannya ke dalam brand dan konten kamu.

Namun, kamu perlu berhati-hati, karena kamu tidak bisa hanya menambahkan tagar ke konten kamu, terutama jika tidak terkait. Itu karena jika kamu menyertakan tagar yang sedang tren ke konten kamu namun tidak ada kaitannya dengan konten kamu, justru bisa merugikan kamu.

  • Caption

Faktor kedua yang mempengaruhi cara kerja algoritma TikTok adalah caption. Algoritma TikTok benar-benar berbeda dari algoritma Facebook maupun Instagram. Pada sosial media Instagram, kamu dapat menulis teks caption yang panjang, tetapi tidak demikian halnya dengan TikTok. 

Baca Juga:   Apa Itu Seleb TikTok Dan Bagaimana Cara Mencapainya?

Caption yang ideal adalah teks pendek dengan tagar terkait (dengan konten). Mengingat sifatnya sebagai platform mobile-first, sangat penting untuk menjaga teks tetap pendek untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. 

Buatlah caption yang menarik dengan menggunakan lelucon, kemudian posting sesuatu unik dan menarik. Bisa juga dengan menambahkan kata ‘Tunggu’ untuk membuat viewers penasaran sehingga melihat video konten kamu sampai akhir. 

Atau bisa juga dengan membuat caption yang mengandung pertanyaan, seperti ‘Apakah kamu juga melihat sesuatu?’ ‘Ini apa, ya?’ ‘Ada yang paham?’ dan sebagainya.

  • Trending Sound dan Musik

Saat mempelajari cara kerja algoritma TikTok, kamu tidak boleh meremehkan pentingnya sound dan lagu. Mereka sama pentingnya dengan hashtag. Jika kamu menggunakan lagu yang sedang tren, kamu bisa memperoleh kenaikan jumlah penayangan dan suka yang signifikan.

Saat kamu melihat konten dan mendengar sound yang kamu suka, cukup pilih Sound tersebut dengan cara klik sound yang terletak di bagian nama pengguna, lalu Add to Favorite.

  • Konten Video dan Editing

TikTok memang punya gaya video yang unik dan beda dari sosial media yang lain. Platform ini mampu mendorong sisi kreatif Kamu dalam membuat konten apa pun yang kamu inginkan. Ini karena TikTok memiliki loop yang mulus, sehingga dapat memicu algoritma.

Misalnya kamu telah menonton sebuah konten video sebanyak 4 kali berturut-turut atau kamu telah melihat klip video secara berulang. Algoritma TikTok akan membaca bahwa konten tersebut populer, kemudian memantau tren tersebut. So, tidak ada salahnya jika kamu menghabiskan waktu ekstra untuk mengedit konten video TikTok yang hendak kamu upload agar menjadi lebih menarik.

Sudah Paham dengan Cara Kerja Algoritma TikTok?

Nah, itu tadi artikel mengenai cara kerja algoritma TikTok yang harus kamu ketahui. Informasi yang menarik, bukan? Intinya, dengan mengetahui bagaimana algoritma TikTok bekerja, kamu bisa meningkatkan kesempatan agar konten atau brand kamu makin viral dan terkenal. Jadi, selamat mencoba!


Temukan berbagai informasi menarik lainnya seputar Tiktok Influencer hanya di Influencer101.id.

Baca juga: 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password