Apa itu Key Opinion Leader (KOL) dan Perbedaannya dengan Influencer?

apa itu key opinion leader

Apa Itu Key Opinion Leader?

Apa itu key opinion leader? Kira-kira begitulah pertanyaannya jika mendengar istilah key opinion leader. Secara sederhana, key opinion leader atau juga kita ketahui dengan istilah KOL merupakan ‘sebutan’ untuk orang-orang tertentu yang memiliki keahlian dalam bidang tertentu.

Keahlian tersebut seperti dokter, chef, financial advisor, dan keahlian dalam bidang tertentu lainnya. Berbekal keahlian inilah yang membuat audiens menganggap opini dari seorang KOL lebih valid.

Inilah yang membuat pemilik bisnis tertarik mengajak kerja sama untuk mempromosikan produk atau brand yang relevan dengan keahlian mereka. Bermodal ulasan produk di sosial media, mereka lebih mudah meyakinkan followers-nya untuk menggunakan produk atau brand yang mereka promosikan.

Tidak semua KOL aktif di sosial media dan tidak semua promosi mereka lakukan lewat sosial media lho. Beberapa di antaranya lebih suka melakukan aktivitas di dunia nyata, misalnya melakukan seminar atau acara yang melibatkan interaksi langsung dengan audiens.

Namun, karena pandemi belum berakhir, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan menggunakan sosial media. Beberapa sosial media yang akan mereka gunakan adalah Instagram, YouTube, Twitter, dan mengganti seminar dengan webinar.

Tidak hanya keahlian, untuk menjadi seorang key opinion leader atau KOL juga harus menguasai atau mengetahui produk maupun brand dengan detail. Jadi, reputasi dan kredibilitas dari KOL merupakan kunci utama supaya mendapat kepercayaan sepenuhnya dari audiens.

Baca juga: Apa Itu Brand Ambassador? Tugas, Manfaat, dan Cara Pilih Brand Ambassador


Apa Perbedaan Key Opinion Leader (KOL) dan Influencer?

Setelah mengetahui apa itu key opinion leader (KOL), pertanyaan selanjutnya adalah apakah sama dengan influencer? Jawabannya adalah tidak.

Baca Juga:   Faktor Penting dan Ide Cover Foto LinkedIn Ideal untuk Brand Kamu

Key opinion leader (KOL) dan influencer merupakan dua istilah yang berbeda. Meskipun keduanya sama-sama berperan penting dalam memengaruhi audiens, tetap saja dua istilah ini memiliki perbedaan. Apa saja? Berikut penjelasannya!

Banyak di antara kita yang masih belum bisa membedakan antara key opinion leader (KOL) dan influencer. Nah, jika kamu memiliki usaha bisnis dan ingin meningkatkan brand awareness, maka menggunakan jasa KOL adalah pilihan yang tepat. Mengapa? Karena KOL memiliki keahlian dalam bidang tertentu, sehingga pernyataannya lebih valid.

Misalnya, bisnis yang kamu rintis berkaitan dengan skincare, maka pilihlah KOL yang memiliki keahlian di bidang tersebut, contohnya seorang dokter kecantikan atau kulit. Ketika mereka memberikan ulasan positif seputar brand skincare milikmu, seperti halal, aman di kulit, aman untuk ibu hamil, dan lainnya, maka audiens akan mengenali dan mengingat brand skincare milikmu.

Baca juga: Mengenal Nano Influencer Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Namun, jika kamu ingin meningkatkan penjualan, sebaiknya gunakan jasa influencer. Banyaknya jumlah followers dari para influencer bisa kamu manfaatkan untuk meningkatkan penjualan. Pilih influencer yang masih relevan dengan produk milikmu. Contohnya, kamu bisa menggunakan jasa beauty influencer seperti Suhay Salim untuk mempromosikan skincare milikmu.

Perbedaan KOL dan influencer selanjutnya adalah mengedukasi. Yup, dalam hal ini tentu saja KOL bertanggung jawab untuk mengedukasi audiens dengan keahlian yang mereka miliki. Sehingga, audiens tidak hanya mengenal sebuah brand tapi juga mendapat value setelah melihat ulasan atau review dari para KOL.

Contohnya, mengedukasi audiens tentang bahayanya menggunakan produk skincare abal-abal atau yang tidak mendapat izin BPOM. Selain itu, pentingnya menjaga skin barrier agar wajah tetap glowing dan cantik. Nah, poin-poin ini bisa mereka hubungkan dengan produk brand skincare milikmu. Misalnya, skincare milikmu sudah BPOM dan cocok untuk merawat skin barrier.

Baca Juga:   5 Tips Instagram Story untuk Meningkatkan Reach dan Engagement

Sedangkan influencer tidak memiliki tanggung jawab dalam hal mengedukasi audiens. Umumnya, mereka hanya memberikan ulasan positif yang menarik, misalnya setelah 3 minggu menggunakan produk skincare milikmu, wajahnya jadi lebih sehat, jerawatnya hilang, wajahnya jadi lebih cerah, dan ulasan positif lainnya. Terkadang ada juga influencer yang memberikan edukasi kepada audiensnya selain bertugas mempromosikan produk.

Baca juga: Apa Itu Endorse Beserta Tipe dan Manfaatnya


Kesimpulan

Key opinion leader atau KOL merupakan istilah untuk seseorang yang memiliki keahlian di bidang tertentu dan bisa memberikan keuntungan untuk bisnis. Berbekal keahlian yang mereka miliki, tentu saja KOL lebih mudah meyakinkan para audiens dan menganggap ulasan mereka sudah benar 100%.

Terlihat sama, ternyata KOL dan influencer memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Berbekal keahlian, tentu saja audiens lebih mudah percaya dengan pernyataan KOL ketimbang influencer. KOL bisa meningkatkan brand awareness, sementara influencer bisa bantu meningkatkan penjualan. Selain itu, KOL memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi audiens. Sedangkan influencer umumnya hanya bertugas mempromosikan produk kepada audiens.

Demikian ulasan seputar apa itu key opinion leader (KOL) sekaligus perbedaannya dengan influencer. Nah, buat kamu yang sedang menjalankan sebuah bisnis, tidak ada salahnya untuk menggunakan jasa KOL maupun influencer tergantung tujuan bisnis kamu. Jangan lupa untuk melakukan observasi sebelum memilih KOL atau influencer agar tidak rugi. Selamat mencoba dan sukses terus ya.

Baca juga: Berikut Media Sosial yang Sering Digunakan Influencer


Dapatkan berbagai informasi terbaru seputar berita influencer, social media influencer dan influencer marketing hanya di influencer101.id.

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password