Mengenal Apa itu Content Creator: Pengertian, Tugas, Gaji, Skill

apa itu content creator

Apakah kamu suka menonton konten Youtube atau melihat FYP yang muncul di Tiktok? Semua itu diproduksi oleh orang-orang yang bekerja sebagai content creator.

Namun, apa itu content creator? Jika kamu terjemahkan, content creator memiliki arti pembuat konten. 

Namun, sebenarnya pekerjaan ini mempunyai arti dan fungsi lebih luas. Pekerjaan ini adalah strategi baru di dunia pemasaran di era digital.

Content creator mempunyai andil dalam perkembangan suatu produk. Banyak perusahaan yang memilih menggunakan jasa pembuat konten, karena jangkauannya yang luas dengan target pasar yang sesuai. Oleh karena itu, jika kamu tertarik, kamu perlu tahu apa itu content creator, gaji, skill, dan tugasnya.

Apa itu Content Creator?   

Menurut HubSpot, pengembang dan pemasar produk perangkat lunak untuk inbound marketing dari Amerika, content creator adalah seseorang yang membuat konten atau materi. Konten tersebut mempunyai nilai edukasi dan menghibur. 

Pentingnya Content Creator

Pada dasarnya, content creator (pembuat konten) adalah orang yang bekerja membuat berbagai konten di internet untuk tujuan tertentu. Pekerjaan ini membuat konten dengan tujuan mengedukasi, menghibur audiens, bahkan untuk keperluan bisnis. Itulah kenapa pembuat konten harus bertanggung jawab atas segala konten di media digital.

Konten dari content creator umumnya berupa video, artikel, foto, infografik dan sebagainya. Pada saat menyebarkan konten, pembuat konten menggunakan berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Youtube, dan TikTok. Selain itu, ada juga yang menggunakan blog hingga e-book dalam penyebarannya.

Tidak perlu menjadi public figure terlebih dahulu untuk bisa menjadi content creator, karena pekerjaan ini bisa ditekuni siapa saja. Bukan hanya artis ataupun selebriti, kamu sebagai orang biasa pun bisa menjadi pembuat konten. Jadi, tidak semua yang membuat konten adalah seorang artis yang namanya sudah lebih dulu terkenal.

Ketika kamu membuat video tentang perjalananmu ke luar negeri dan mengunggahnya ke kanal Youtube, kamu sudah menjadi pembuat konten. 

Selain itu, saat kamu sudah membuat artikel atau video tentang cara mencuci baju putih yang baik, kemudian menguploadnya ke sosial media kamu. Maka dengan itu, kamu sudah menjadi seorang content creator

Karena banyaknya orang yang mengetahui tentang content creator, banyak yang terjun ke pekerjaan ini. Berbagai perusahaan mulai menganggap pekerjaan ini adalah sektor penting dalam perkembangan suatu bisnis. Oleh sebab itu, content creator mempunyai peran penting dalam aksi pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Baca Juga:   Apa itu Key Opinion Leader (KOL) dan Perbedaannya dengan Influencer?

Keahlian dari content creator bisa membantu kamu dalam mengembangkan strategi pemasaran digital. Karena dengan sebuah konten yang menarik dan target pasar yang tepat, maka produk akan lebih mudah dipasarkan.

Jika kamu ingin meningkatkan brand awareness misalnya, kamu bisa menggunakan informasi yang unik dan menarik tetapi tidak melupakan relevansinya. Akan tetapi, sebagai seorang pembuat konten, ada logika yang harus kamu perhatikan selain pada keunikan dan kreatifnya sebuah konten.

Tugas Content Creator dalam Dunia Kerja

Setelah tahu apa itu content creator, sekarang apa saja tugas dari pekerjaan ini? Tugas dari pekerjaan ini adalah membuat konten yang unik dan kreatif sebanyak-banyaknya. Namun, dalam dunia marketing, ada beberapa tugas yang wajib dilakukan pembuat konten, seperti berikut ini:

1. Membuat Konten Unik  

Tugas content creator adalah membuat konten. Namun, yang harus kamu ingat adalah konten tersebut harus unik. Tujuannya, untuk mendapat atensi dari target pasar. Jika konten yang kamu buat biasa saja, maka target pasar tidak bisa terjangkau.

Konten yang mempromosikan produk, dituntut untuk memiliki keunikan yang memang belum pernah ada sebelumnya. Karena keunikannya, otomatis konten kamu akan mendapatkan likes dan komentar, sehingga meningkatkan brand awareness.

Hindari melakukan promosi yang tidak memberikan unsur menghibur dan hanya fokus pada produk. Ikuti perkembangan atau trend di media sosial, lalu modifikasi sehingga terkesan unik.

2. Membuat Konten Berdasarkan SEO   

Tugas content creator selanjutnya adalah membuat konten mudah ditemukan. Jika mudah ditemukan, akan ada banyak yang setidaknya menyukai atau sekedar berkomentar bahkan menjadi viral. Pada konten artikel misalnya, konten yang mudah ditemukan adalah berada di posisi atas pencarian.

Ada beberapa cara agar target pasar mudah menemukan konten kamu. Kamu bisa menggunakan SEO (Search Engine Optimization) atau optimasi mesin pencari. Sekarang banyak tools yang bisa kamu gunakan, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Selanjutnya, menggunakan tagar atau hashtag di setiap unggahan kamu.

3. Membuat Konten yang Otentik dan Menarik

Content creator adalah pembuat konten yang tidak hanya mengikuti tren. Mereka harus membuat dobrakan baru, mengingat content creator yang merupakan pencipta tren, bukan pengikut tren.

Pekerjaan ini sangat membutuhkan kreativitas tinggi, sehingga bisa menciptakan konten otentik dan tidak hanya membuat konten yang sudah pernah ada sebelumnya. Adanya konten yang otentik, brand berpeluang menjangkau target market yang lebih luas.

Jangan lupa untuk menambahkan unsur menarik yang belum ada sebelumnya. Kamu bisa memilih tema konten yang sesuai dan menyesuaikannya dengan pasar. 

Baca Juga:   Aplikasi Edit Video TikTok Tanpa Watermark Gratis!

Menurut Hubspot, 82 persen perusahaan di tahun 2021 memakai konten sebagai strategi pemasaran untuk menarik perhatian calon pengguna. Jadi, kamu harus memikirkan benar-benar, mana jenis konten yang menarik untuk target pasar.

4. Membuat Konten Berisi Ajakan   

Kalimat ajakan dalam sebuah konten bisa menggerakkan rasa penasaran pembaca atau penonton. Ajakan tersebut bisa berupa ajakan untuk menyukai konten, subscribe, membagikan konten, memesan jasa, hingga membeli produk

Perlu kamu ingat, ajakan tersebut harus kalimat yang bersifat persuasif. Kalimat persuasif adalah kalimat yang bersifat mengajak dengan halus atau membujuk, sehingga mempengaruhi target pasar agar melakukan apa yang disampaikan.

5. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan  

Ketika kamu mencari tahu apa itu content creator, maka terdapat istilahrelevansi konten bermanfaat yang harus kamu tahu. Konten yang relevan akan meningkatkan kepercayaan oleh audiens. Selain itu, perusahaan pun akan semakin mendapat target market yang jelas.

Selain menghibur, pekerjaan ini juga harus mampu membuat konten yang memberi edukasi produk terkait kepada audiens. 

Calon pengguna yang belum memahami suatu produk pun diharap mengerti dan jadi mengenal produk tersebut. dengan konten yang berkualitas dan mengedukasi. Sehingga, perusahaan akan lebih kredibel karena paham apa yang sedang dijual.

Skill yang Dibutuhkan Content Creator

Content creator adalah pekerjaan yang didambakan dari zaman 4.0 oleh generasi Z maupun millennial. Karena, selain mengedukasi audiensnya, kamu bisa menghibur banyak orang dengan beragam jenis konten. Inilah beberapa skill yang harus kamu kuasai untuk menjadi content creator, antara lain:

1. Teknik Foto dan Videografi

Kemampuan mengoperasikan kamera adalah skill yang harus kamu kuasai, jika format konten yang kamu buat adalah foto atau video. Konten yang berupa foto misalnya, ketika kamu membuat artikel ulasan mengenai makanan. 

Jika menggunakan teknik foto yang ciamik, kamu bisa menghasilkan foto yang menarik dan menyempurnakan artikel yang kamu buat.

Pada konten videografi, misalnya kamu sedang membuat ulasan tentang tempat wisata untuk kanal Youtube. Kamu bisa menerapkan kemampuan videografi yang beragam, seperti teknik sinematografi yang membuat video ulasan semakin berkualitas.

2. Konsistensi Membuat Konten  

Konsistensi adalah kunci dari keberhasilan. Sesuai dengan pengertian content creator, tentu kamu harus membuat konten secara rutin agar audiens tidak bosan menunggu konten yang kamu buat selanjutnya.

Kamu perlu menampilkan kualitas konten yang konsisten. Selain membuat kamu terlihat profesional, kualitas konten yang konsisten tidak akan membuat audiens kamu kabur begitu saja.

3. Content Writing dan Copywriting

Bukan hanya konten artikel, jenis konten lain seperti video juga perlu mempunyai skill content writing dan copywriting. Sebelum membuat konten, kamu akan menghadapi apa yang namanya pembuatan script, naskah, atau caption

Baca Juga:   10 Tools TikTok Gratis untuk Influencer dan Pebisnis

Kamu harus menguasai teknik penulisan tersebut, karena akan membantu kamu dalam proses membuat konten nanti.

4. Kemampuan berkomunikasi

Content creator bertugas menyampaikan pesan yang bukan hanya menarik, tetapi juga jelas. Di dalam praktiknya, pembuat konten menempatkan diri sebagai komunikator. Maka dari itu, apapun media yang content creator gunakan, perlu keterampilan komunikasi yang ahli.

Kamu bisa melatih komunikasi verbal dengan berbicara sendiri di depan cermin, jika konten yang kamu sajikan berupa video dan audio. Jika konten yang kamu buat berupa tulisan, maka perlu belajar tentang tata bahasa, format penulisan, dan struktur kalimat.

5. Editing       

Pada proses pembuatan konten, ada tahapan bernama editing yang perlu kamu kuasai. Mengedit konten bertujuan untuk menyempurnakan konten yang kamu buat, sehingga sesuai sebelum ke tahap publikasi.

Umumnya, kamu akan mendapatkan kesalahan berupa salah ketik dalam artikel kamu. Kamu juga perlu memeriksa ulang data dan argumen yang sudah kamu tulis.

Di dalam format video, editing bertujuan untuk menyatukan semua adegan, agar menjadi sebuah cerita yang sesuai. Pada format foto, yang kamu lakukan dalam editing adalah mengatur warna dan pencahayaan atau memanipulasi objek yang tidak kamu perlukan.

Jika kamu tidak memiliki skill editing, kamu bisa bekerja sama dengan seseorang yang memiliki skill tersebut. Tentunya, kamu harus membayar untuk jasa editing yang ia lakukan.

Namun, bagi kamu yang masih pemula pasti cukup berat untuk membayar jasa editing. Maka dari itu, kamu bisa belajar sendiri melalui tutorial yang ada di Youtube, cara editing video maupun foto yang baik. Agar menghasilkan konten dengan tampilan visual yang sempurna.

Gaji Content Creator  

Pembuat konten merupakan pekerjaan yang cukup populer akhir-akhir ini. Gaji dari pekerjaan ini adalah Rp 3,5 juta–Rp10 juta rupiah. Meskipun begitu, angka tersebut tidak mutlak dan masih bisa berubah tergantung perusahaan.

Jika kamu sudah berada di tahap menjadi seorang yang berpengaruh seperti influencer, gaji tersebut masih bisa terlampaui. Karena, dalam sekali mengunggah konten endorsement, influencer bisa mendapat bayaran sampai puluhan juta rupiah.

Tertarik untuk Jadi Content Creator?

Itulah penjelasan tentang apa itu content creator, tugas, dan skill yang kamu butuhkan bila ingin bekerja sebagai pembuat konten di media digital. Kuatkan niat dan tekad serta belajar terus untuk menambah pengetahuan yang bisa menunjang karirmu sebagai pembuat konten. 

Jika kamu memiliki jiwa yang kreatif dan menyukai tantangan, maka pekerjaan ini adalah pekerjaan yang cocok untuk kamu.


Temukan inspirasi tentang social media influencer dan influencer marketing lainnya hanya di influencer101.id

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password